"Oleh-Oleh" Drs. Riadul Afkar dari Songgom Brebes Jawa Tengah

Foto
Drs. Riadul Afkar (kiri) Foto Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Nuh, DEA
Kemenag Kab. Karimun - Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun Drs. Riadul Afkar memberikan "oleh-oleh" dari Songgom Brebes Jawa Tengah, yakni hasil mengikuti kegiatan Halaqoh Nasional di Pondok Pesantren Modern Al-Falah Jatirokeh Songgom Brebes Jawa Tengah. Kegiatan Halaqoh ini dilaksanakan oleh Dewan Pengurus Pusat Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPP-FKDT) pada tanggal 5 dan 6 juni 2013 lalu dengan tema "Penguatan Pendidikan Diniyah Takmiliyah Sebagai Benteng Moral Dalam Pembentukan Karakter Bangsa".

"Selain dihadiri oleh Menteri Agama RI Dr. H. Suryadharma Ali, M.Si dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Nuh, DEA, Halaqoh Nasional ini juga dihadiri Prof. Dr. Muzammil dari Dirjen Bimas Islam, H. Muhammad Yusuf Kalla sebagai Ketua Umum PP DMI, KH. Nasrudin, SH dari Komisi X DPR RI, Ketua Umum PBNU Prof. Dr. KH Agil Siradj, MA" jelas Drs. Riadul Afkar bersemangat.

Tujuan dari kegiatan Halaqah Nasional ini pertama; untuk mempererat tali silaturrahmi antar pengelola Diniyah Takmiliyah se-Indonesia, kedua; untuk mewujudkan kesamaan hak antara pendidikan formal dan non formal dalam mendapatkan biaya pendidikan yang bersumber dari APBN dan APBD, berupa Dana BOS/BOP/BOM. ketiga; untuk diterapkannya Ijazah Diniyah Takmiliyah sebagai pelengkap Pendidikan Agama Islam yang diperoleh di SD/MI, SMP/MTs,, SMA/MA/SMK/MAK dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik kepada Allah SWT. keempat; agar dapat dimasukkannya Pasal tersendiri di Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Tentang Pendidikan Diniyah Takmiliyah. kelima;  pengaturan waktu pelaksanaan pendidikan Formal di SD/MI, SMP/MTs,, SMA/MA/SMK/MAK sehingga memberikan kesempatan terhadap anak didik untuk mendapatkan pelajaran agama, keenam; adanya sertifikasi bagi guru-guru Diniyah Takmiliyah dan ketujuh; diharapkan Guru PAI dapat mengajar di Diniyah Takmilih.

"Hasil dari Halaqoh Nasional di Brebes menghasilkan DEKLARASI BREBES berupa :
1. Lembaga legislatif mencantumkan Program dan Satuan Pendidikan Diniyah Taklimiyah dalam revisi UU Sistem Pendidikan Nasional.
2. Menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Menteri Dalam Negeri tentang:
a. Memberikan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk Satuan Pendidikan Diniyah Takmiliyah;
b. Memberikan bantuan peningkatan sarana prasarana kepada Satuan Pendidikan Diniyah Takmiliyah;
c. Memberikan bantuan insentif untuk Ustadz/Ustadzah Pendidikan Diniyah Takmiliyah; d. Memberikan bantuan beasiswa kepada santri Pendidikan Diniyah Takmiliyah;
e. Memberikan tunjangan profesi bagi ustadz-ustadzah pada Satuan pendidikan Diniyah Takmiliyah;
f. Ijazah pendidikan Diniyah Takmiliyah menjadi syarat dan atau mendapatkan skor penilaian untuk melanjutkan sekolah formal pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi;
g. Pengaturan jadwal ekstrakurikuler dan penambahan jam pelajaran pada sekolah formal agar tidak berbenturan dengan waktu pembelajaran Pendidikan Diniyah Takmiliyah." tambah Drs. Riadul Afkar.





Foto: M.Nuh Mentri Pendidikan Nasional dan kasi pendis
Suasana di Halaman PP Modern Al-Falah Jatirokeh Saat Menyambut Menteri Pendidikan M. Nuh


Foto: IMG-20130607-WA0002.jpg
Drs. Riadul Afkar (dua dari kanan) Foto bersama dengan peserta Halaqoh Nasional

Ketua Harian KKDT Kab.Karimun (Bambang Winarso), Ketua Umum FKDT Pusat, Mendik RI, dan Ketua KKDT Kabupaten Karimun
Foto: Dari papua pun tidak ketinggalan tuk mendukung diniyah takmiliyah
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Nuh, DEA (Kanan)



Foto: Halaqoh Nasional I DPP - FKDT, Brebes


Comments