Berita Kemenag: Kemenag Pertimbangkan Usulan SBY Bentuk Ditjen Khonghucu

Berita Kemenag: Kemenag Pertimbangkan Usulan SBY Bentuk Ditjen Khonghucu

MONDAY, 10 FEBRUARY 2014

Menteri Agama Suryadharma Ali terlebih dahulu mempertimbangkan pembentukan Direktorat Jenderal Khonghucu atas usulan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono baru-baru ini. Terdapat persyaratan yang perlu dipelajari dalam proses ini.

Meski merespon baik usulan itu, namun Suryadharma menjelaskan bahwa proses itu harus mampu memenuhi dua aspek, yakni terpenuhinya jumlah warga Khonghucu yang menjadi pegawai negeri sipil dan jumlah penganut Khonghucu itu sendiri.
"Terkait dengan soal Khonghucu, tentu kami pelajari apakah bisa dilaksanakan atau belum bisa karena memang ada persyaratan minimal yang harus dipenuhi," ujar Suryadharma, seperti dilansir Kompas.com, Senin (10/2).
Adapun usulan ini tercetus dari Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) yang disampaikan kepada Presiden SBY saat menghadiri acara Perayaan Tahun Baru Imlek pada Jumat (7/2) pekan lalu. Presiden menyambut baik dan segera menyampaikan usulan itu kepada Menkokesra agar segera mewujudkan pembentukan Direktorat Jenderal Khonghucu.
Untuk diketahui, umat Khonghucu sudah menjadi salah satu dari agama resmi nasional dan Imlek telah ditetapkan sebagai tahun baru nasional sejak kepemimpinan mantan Presiden Megawati. Sejak itu, umat Khonghucu dinilai berhak mendapat perlakuan yang sama dengan agama lainnya. Namun Suryadharma menegaskan untuk tetap mempertimbangkannya terlebih dahulu. "Sebenarnya levelnya sama saja dengan eselon I, makanya nanti kami pertimbangkan dulu," imbuhnya.

Berita Kemenag: Kemenag Pertimbangkan Usulan SBY Bentuk Ditjen Khonghucu


Comments