Kemenag RI: Habib Luthfy: Kami 100 % Back-Up NKRI

Kemenag RI: Habib Luthfy: Kami 100 % Back-Up NKRI - Pekalongan (PInmas) —- Rais Aam Jam’iyyah Ahli Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) Habib Luthfy bin Ali bin Hasyim bin Yahya menegaskan bahwa diri dan para jamaahnya akan selalu memperkokoh persatuan, kesatuan dan keutuhan NKRI.

Hal ini Habib Luthfy tegaskan saat member sambutan pada peringatan Maulid Rasulullah Nabi Muhammad SAW 1435 H di Gedung Kanzus Sholawat Pekalongan-Jateng Rabu (5/2).
“Kami, 100 % akan memback-up penuh NKRI. Setuju?” tanya Habi Luthfy yang dijawab dengan pekik setuju oleh ribuan jama’ah yang hadir dalam peringatan maulid  tersebut.

“Kalau begitu, ikuti saya ngomong. Demi Allah, saya Bangsa Indonesia akan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan akan menepis segala sesuatu yang akan menggoyahkan kekuatan Negara Kesatuan Republik Indonesia” ikrar Habib yang diikuti ribuan jamaah.

Dalam kesempatan tersebut, Habib Luthfy menegaskan peran dan tanggungjawab eksekutif. Menurutnya, Pemerintah baik sipil maupun militer adalah kekuatan pokok bangsa. Sebagai pemegang kebijakan, Pemerintah bertanggung jawab terhadap kesatuan bangsa dan negara.

“Pemerintah, baik sipil maupun militer adalah tulang punggung bangsa ini. Kekuatan NKRI sebagai bukti dari cinta tanah air kita kepada negeri ini, berada di pundak para pemegang kebijakan tersebut,” seru Habib Luthfy mengingatkan Presiden SBY, Pangab, Kapolri, para menteri, tokoh agama, habaib dan jamaah lainnya yang hadir dalam kesempatan itu.

Habib mengingatkan bahwa cinta tanah air tidak cukup dengan ungkapan verbal. Syukur harus ditunjukan dalam sikap dalam berbangsa dan bernegara. “Cinta pada tanah air, dengan mengucapkan syukur, itu hal yang biasa. Syukur tidak ada artinya, jika kita tidak mampu mensosialisakannya di tengah masyarakat, jika kita tidak mampu mengaplikasikannya. Kata alhamdulilah, matur suwun tidak akan berefek apapun,” terangnya.

“Saat ini, kita sedang dihadapkan pada kondisi, keadaan, dan tantangan:  mampukah kita menunjukkan bahwa kita Pancasilais? Tidak perlu dijawab mampu atau tidak. Tapi tunjukkan saja dengan perilaku kita” imbuh Habib.

Habib Luthfy juga meminta Presiden SBY untuk menjabarkan beberapa hal yang telah diucapkan Habib. “Nanti, semua yang saya ucapkan, akan dijabarkan dengan luas oleh Bapak Presiden,” terang Habib
Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di Pekalongan ini dihadiri oleh beberapa menteri Kabinet Indonesia Bersatu, seperti Menteri Agama Suryadharma Ali, Mensesneg Sudi Silalahi, Mendikbud M Nuh, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Sosial Saleh Al Jufri, Menteri Pertanian Suswono dan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Helmy Faisal Zaini.

Kegiatan maulid di Kanzus Sholawat dimulai sejak pagi hari, diisi dengan pembacaan Qasidah Maulid Simtud Duror, Dalailul Khoirat, dan jamaah Shalat Dhuhur. Puncak acara maulid  diakhiri dengan sambutan shohibul bait, sambutan Gubernur Jawa Tengah dan sambutan serta pengarahan Presiden SBY, sebelum ditutup senandung pujian dan do’a. (G-penk/mkd/mkd) Kemenag RI: Habib Luthfy: Kami 100 % Back-Up NKRI -

Comments