Kemenag RI: Menag: Belajarlah Dengan Serius dan Keras

Kemenag RI: Menag: Belajarlah Dengan Serius dan Keras- Pekalongan (Pinmas) —- Menag Suryadharma Ali berpesan kepada para santri agar belajar dengan serius dan keras sehingga mudah memahami ilmu dan nantinya bisa memanfaatkannya juga.

“Para santri, seriuslah belajar dengan keras. Karena dengan itu, ilmu yang dipelajari gampang masuk dan bermanfaat,” pesan Menag di hadapan para santri Pondok Pesantren Terpadu al-Fusha Kedungwuni Kabupaten Pekalongan-Jateng, Rabu (05/02).

Kunjangan kerja ke pesantren ini dilakukan Menag usai menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 H di Pekalongan yang juga dihadiri Presiden SBY, Pangab, Kapolri dan beberapa menteri di Kediaman Rais Aam Jam’iyyah Ahli Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) Habib Luthfy bin Ali bin Hasyim bin Yahya.

“Dengan ilmu, InsyaAllah, kehidupan kita akan dipermudah Allah SWT, baik di dunia, maupun di akhirat,” kata Menag.

Dalam kesempatan itu, Menag mengapresiasi peran dan kontribusi Bupati Pekalongan Amat Antono yang sangat besar atas perkembangan pondok pesantren pimpinan KH Zidqon. Menurutnya, peran dan kerja keras itu akan terbayar jika dari pesantren ini lahir para alumni yang mumpuni.

“Kerja keras dan jerih payah Pak Bupati dan Kiai Zidqon akan terobati jika pesantren mampu mencetak santri yang hebat dan mau belajar dengan keras, mampu menjadi manusia unggul serta memiliki ilmu dan pengalaman yang banyak yang dikemudian hari bisa dipraktekkan di tengah-tengah masyarakat,” tegas Menag memotivasi para santri.

Menag menyesalkan jika ada santri, mampu memiliki banyak ilmu, tapi tidak bias dipraktekkan dalam masyarakat. “Banyak orang, mempunyai ilmu tapi perilakunya jelek. Hal ini jangan sampai terjadi di pondok ini,” harap Menag.

Menag mengajak para santri untuk terus menggali al-Qur’an dan al-Hadits sebagai sumber ilmu dan pengetahuan. “Belajarlah dengan baik, karena jika mendapatkan ilmu, ilmu akan mampu membimbing kehidupan kita. Memberi arah kehidupan baik dan bermanfaat bagi diri dan orang lain, baik dunia maupun akhirat. Mari kita ukir prestasi. Allah SWT bersama kita” yakin Menag.

Menag juga memberi apresiasi kepada Bupati Pekalongan Amat Antoni yang telah member banyak energi positif bagi pengembangan pondok pesantren. “Saya mengapresiasi dan  menyambut dengan tangan terbuka apa yang dilakukan pak Bupati yang mau mengembangkan pondok-pondok pesantren di daerahnya. Sikap terpuji itu akan menumbuhkankembangkan anak didik di Indonesia bermanfaat bagi masyarakat. Semoga hal ini dicontoh para pemimpin lainnya,” harap Menag.

Dalam kunjungan tersebut, Menag didampingi Kakanwil Kemenag Jateng Khaeruddin dan jajarannya, Dirjen Pendidikan Islam Nur Syam, Sesdirjen Bimas Islam Muhammdiyah Amin, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Ace Saefuddin, serta Staf khusus Menag Budi Setiawan.

Lebih dari 500 santri dan masyarakat setempat yang menunggu kedatangan Menag. Bupati Antono membawa Menag meninjau lokasi pesantren yang masih memerlukan kelanjutan pembangunan fasilitas untuk belajar para santri. (G-penk/mkd/mkd) Kemenag RI: Menag: Belajarlah Dengan Serius dan Keras-

Comments