Kemenag RI: Menag Buka Rakernas Kemenag 2014

Kemenag RI: Menag Buka Rakernas Kemenag 2014
Bandung (Pinmas) – Menteri Agama Suryadharma Ali resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama Tahun 2014 di Bandung, Jumat (7/2). Rakernas tersebut dihadiri seluruh pejabat eselon I dan II, Rektor PTAN, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi, dan Kepala Balai.
Dalam arahannya, Menag menyampaikan, bahwa selama empat tahun, banyak yang telah dilakukan bersama-sama, bahu membahu untuk terus meningkatkan partisipasi membangun bangsa dan negara. Kita telah menapaki satu anak tangga ke anak tangga yang lain, dan kita tidak pernah berhenti di satu anak tangga pertama, kita tidak pernah tahu ultimate goal apa yang telah kita lakukan.

“Makanya, anak tangga itu tidak pernah berujung, tidak pernah berhenti,” kata Menag.
Kemajuan terus tercapai meski tidak terpublikasi dengan baik, kita bekerja karena bukan karena ingin diapresiasi dan dipublikasi. Namun, kita bekerja untuk dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas Kementerian Agama  secara keseluruhan.

Dalam perencanaan program, kepada peserta Rakernas,  Menag menyampaikan otokritik, bahwa dalam membuat perencanaan, kita tidak detil karena tidak didukung data yang valid, sehingga dalam pelaksanaan program seperti meraba-raba. 

Kemenag RI: Menag Buka Rakernas Kemenag 2014
 “Perencanaan program harus dilakukan secermat mungkin, agar tepat sasaran,” ujar Menag
Di bidang pendidikan, Menag menandaskan, bahwa ada ketidakjelasan peningkatan angka partsipasi kasar (APK), untuk itu harus ada rumus yang dijadikan patokan agar  dapat mencapai target APK itu. Kita tidak pernah bisa melihat korelasi tumbuhnya PTAN, jumlah beasiswa terhadap peningkatan APK.

“Untuk itu, pendataan dalam hal pendidikan sangat penting, memiliki pedoman. Sehingga jangan sampai program kita subhat semua,” tandas Menag.
Menag menekankan agar di bidang pendidikan musti harus kita perhatikan agar dicapai kualitas yang jauh lebih  baik di banding saat ini.

Dalam Rakernas yang mengusung tema “Mewujudkan Aparatur Kementerian Agama yang Profesional dan Amanah” Menag menekankan pentingnya percepatan Reformasi Birokrasi  di lingkungan Kementerian Agama. 

“Saya sangat merasakan Reformasi Birokrasi di Kementerian Agama tidak secepat yang kita harapkan,” kata Menag. 

Oleh karenanya, Kementerian Agama yang jumlah pegawainya sangat banyak dengan satuan kerja yang berjumlah mencapai 4000 lebih, membutuhkan aturan yang terimplementasikan lebih baik lagi, disiplin pegawai, bukan saja disiplin kehadiran pegawai tetapi disiplin implementasi good governance. Dan lebih penting adalah adanya kesadaran memberikan kontribusi bagi organisasi. 

Kemenag RI: Menag Buka Rakernas Kemenag 2014
“Cepat lambatnya roda organisasi adalah tergantung dari orang dalam organisasi itu. Semakin tinggi partisipasi orang tersebut, maka semakin cepat dan efektif  organisasi itu, dan cepat meraih tujuan organisasi yang diharapkan, dan Saya  berkeyakinan hasil yang dicapai akan jauh lebih besar” ujar Menag.

Setelah 2014, Menag berharap kita semua mengukir kenangan yang indah, bisa melihat hasil karya yang membanggakan, hasil karya kolektif, bersama. Dengan begitu akan dilihat, dicontoh oleh generasi penerus kita. (dm/dm).Kemenag RI: Menag Buka Rakernas Kemenag 2014

Comments