Kemenag RI: Sekjen: BPK Jangan Segan, Laporkan Setiap Temuan

Kemenag RI: Sekjen: BPK Jangan Segan, Laporkan Setiap Temuan - Jakarta (Pinmas) —- Sekjen Kementerian Agama Bahrul Hayat menyambut kedatangan tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)  yang akan memeriksa laporan keuangan Kementerian Agama tahun 2013.

“Selamat datang teman-teman dari BPK untuk kesekian kalinya, mohon tidak segan-segan untuk menginformasikan kepada kami semua, hal-hal yang ditemukan,” tegas Bahrul dalam kesempatan Entry Briefing Audit (Catatan Penjelasan Audit) Laporan Keuangan Kementerian Agama Tahun 2013 di Lantai 2, Gedung Kemenag Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (10/2).

“Apa pun itu, sampaikan kepada saya dan pejabat Kemenag lainnya, agar semua hal, bisa berjalan sebaik-baiknya. Semua tak lain adalah untuk memperbaiki kinerja Kemenag,” tambahnya.
Bahrul Hayat berharap  pelaksanaan Audit kali ini berjalan dengan baik dan mampu menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi perbaikan Kemenag dan juga memberikan pengaruh positif bagi perbaikan dan peningkatan kinerja Kemenag mendatang.

Berdasarkan UU No 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan, BPK RI diberi kewenangan untuk memeriksa laporan keuangan instansi dan atau lembaga negara, termasuk di dalamnya Kementerian Agama.

Kemenag RI: Sekjen: BPK Jangan Segan, Laporkan Setiap Temuan -
Sehubungan itu, menindaklanjuti Surat Tugas  BPK RI Nomor 7/ST/VII-XVIII/02/2014 yang berisi tentang pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kementerian Agama RI tahun 2013, baik di Kemenag Pusat maupun Wilayah, Setjen Kementerian Agama RI mengundang Pejabat Eselon I dan II Kemenag RI, Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta, serta Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan unit Eselon I Pusat Kemenag untuk mengikuti Entry Briefing Audit (Catatan Penjelasan Audit) Laporan Keuangan Kementerian Agama Tahun 2013.

“Semoga laporan Keuangan ini mendapat predikat lebih baik dari tahun 2012 kemarin, baik secara opini maupun secara substantif,” harap Bahrul.

Bahrul mengatakan bahwa Kemenag telah berusaha sebaik mungkin untuk menyiapkan hal-hal yang dibutuhkan BPK. “Kami telah berusaha semaksimal mungkin memenuhi apa yang menjadi kebutuhan BPK dalam rangka memeriksa keuagan Kemenag,” ujar Bahrul.

“Setelah semua tahapan sudah dilalui, maka tawakkal adalah jalan yang bisa kita lakukan,” pungkasnya. (g-penk/mkd/mkd) Kemenag RI: Sekjen: BPK Jangan Segan, Laporkan Setiap Temuan -

Comments