Bimas Buddha: Lampung Resmi Miliki Dhammasekha

Bimas Buddha: Lampung Resmi Miliki Dhammasekha

Sabtu (22/02), Dirjen Bimas Buddha meresmikan gedung Dhammasekha di Dusun Srinusa Bangsa, Desa Poncokresno, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Didampingi oleh Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha beserta beberapa pejabat eselon III-IV, Dirjen Bimas Buddha memberikan pengarahan dan memotivasi umat Buddha Lampung untuk senantiasa maju. Terkait telah didirikannya Dhammasekha tersebut pihaknya mendorong umat Buddha untuk dapat menggunakannya dengan baik serta memanfaatkan peluang yang ada. Dalam hal ini, umat dan masyarakat sekitar dapat belajar bersama meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan keterampilan. “Dhammasekha tidak hanya sebagai wahana belajar umat Buddha, namun dapat menjadi tempat belajar bagi masyarakat luas pada umumnya,” demikian harapan yang disampaikan dalam sambutannya siang itu.

Selain memberikan sambutan secara langsung pada umat dan masyarakat, Dirjen Bimas Buddha untuk pertama kali melantik satgas Dhammasekha (Dhammasekha Sena) yang secara nyata diharapkan sebagai kader relawan pendukung bagi kelestarian Dhammasekha. Dirjen Bimas Buddha menyampaikan kebanggannya saat melihat secara langsung beberapa hasil dari pengembangan ekonomi kreatif umat Buddha sekitar yang berupa beberapa hasil kerajinan/keterampilan dan beberapa budidaya hayati serta hewani.

 Bimas Buddha: Lampung Resmi Miliki Dhammasekha
Hadir memenuhi undangan, diantaranya adalah Wakil Bupati Pesawaran yang didampingi oleh Camat Negeri Katon. Rasa bangga Dirjen Bimas Buddha senada dengan apa yang disampaikan oleh Bupati Pesawaran. Melalui pesan yang disampaikan oleh Drs. H. Musiran (Wakil Bupati), Bupati Pesawaran menyatakan rasa terimakasihnya pada masyarakat atas didirikannya Dhammasekha Widya Dharma. Lebih lanjut pihaknya berharap agar pengurus harus berjuang bersama-sama dengan umat serta masyarakat menanamkan keyakinan ajaran Buddha. “Pengurus Dhammasekha harus bersama-sama dengan masyarakat senantiasa memiliki serta memupuk keyakinan bahwa Buddha Dharma menjadi landasan spiritual dalam memecahkan problem sosial,” harapnya.

Dhammasekha Widya Dharma berdiri di bawah Yayasan Buddhayana Widyalaya pimpinan Bhiksu Badraguna. Saat ini Dhammasekha Widya Dharma telah meiliki 21 tenaga pendidik dan 150 siswa yang berasal dari beberapa vihara. Hal tersebut disampaikan oleh Rasimin, S.Pd.B. dalam laporannya sebagai ketua.

Setelah rangkaian acara selesai, masyarakat sekitar menikmati suguhan berupa hiburan wayang kulit semalam suntuk yang dibawakan oleh Ki Puspito, S.Pd., M.Pd. dengan lakon “Seno Mbabar Kawruh.” (AS) Bimas Buddha: Lampung Resmi Miliki Dhammasekha

Comments