Video Mesum Ulama, Menag: Itu Bukan Ulama

downoad Video Mesum Ulama
Video Mesum Ulama, Menag: Itu Bukan Ulama
Video Mesum Ulama, Menag: Itu Bukan Ulama  JAKARTA -- Menteri Agama RI Suryadharma Ali mengecam beredarnya video porno ulama yang diduga dilakukan oleh seorang ulama SS. Suryadharma enggan menyebut pelaku sebagai ulama. ''Saya yakin itu bukan ulama,'' kata dia, Sabtu (15/3).

Menurut Suryadharma, perilaku ulama tidak menggambarkan perilaku tersebut. Ulama merupakan contoh masyarakat dalam kebaikan. Saking prihatinnya dengan masalah moral yang sudah menjangkiti pemuka agama, Menag meminta aparat penegak hukum segera melakukan proses hukum terhadap pelaku Video Mesum Ulama.

''Siapapun yang melakukan pornografi itu harus diproses secara hukum apakah dia ulama atau bukan ulama,'' kata dia menanggapi kasus Video Mesum Ulama.

SS sebelumnya menjabat Ketua DKM Baitul Faizin dan Ketua BAZIS Bogor, namun kini ia sudah dipecat. Ia diduga kuat menjadi aktor dalam Video Mesum Ulama tersebut bersama dua guru PAUD R dan T. Video porno tersebut sempat membuat gempar warga dan membuat pengurus MUI di Cisarua, Bogor berang.  

Sumber download : Video Mesum Ulama, Menag: Itu Bukan Ulama REPUBLIKA.CO.ID

Soal Video Mesum Ulama Bogor , Menag: Ulama Apa Bukan Harus Diproses Hukum

Jakarta - Menteri Agama Suryadharma Ali prihatin dengan kasus video mesum ulama di Bogor yang diaktori SS. Dia berharap polisi memproses tuntas secara hukum.

"Siapapun yang melakukan pornografi itu harus diproses secara hukum apakah dia ulama atau bukan ulama," kata Suryadharma menanggapi kasus
video mesum ulama usai mengikuti deklarasi kampanye damai di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (15/3/2014).

Suryadharma meyakini SS bukanlah seorang ulama. "Kalau ulama tidak mungkin berperilaku seperti itu," katanya.

Terkait kasus ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) perwakilan wilayah Bogor mengambil tindakan tegas pada SS terkait kasus video porno ulama . MUI sudah memecat SS dari jabatan di bidang komisi hubungan luar negeri, serta sejumlah jabatan lain terkait kasus
video mesum ulama ini.

SS juga dipecat dari jabatan Ketua DKM Baitul Faizin dan Ketua BAZIS Bogor. Mukri menyampaikan, sejak pekan lalu MUI melakukan penyelidikan. Informasi soal
video mesum ulama itu didapatkan dari pengurus MUI di Cisarua, Puncak, Bogor.

Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan ternyata benar pemeran di
video mesum ulama itu SS dan dua guru PAUD R dan T.
 Sumber: Link Download Soal Video Mesum Ulama Bogor , Menag: Ulama Apa Bukan Harus Diproses Hukum  - detikNews

Menteri Agama Minta Ulama Pelaku Film Porno video mesum ulama Dihukum
"Ulama itu tidak berperilaku seperti itu," kata Ketua Umum PPP itu.


VIVAnews - Video porno ulama atau
video mesum ulama yang diduga diperankan oleh seorang ulama berinisial SS beredar di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Menanggapi perilaku asusila ini, Menteri Agama Suryadharma Ali menegaskan pelaku harus diproses secara hukum.

"Tidak hanya ulama PPP, siapapun yang melakukan pornografi itu harus diproses secara hukum, apakah dia ulama atau dia bukan ulama," kata Suryadharma Ali, yang juga merupakan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan, di Lapangan Monas, Jakarta, Sabtu 15 Maret 2014 menanggapi kasus
video mesum ulama.

Suryadharma mengatakan, bahwa dia tidak percaya pelaku
video mesum ulama tersebut merupakan seorang ulama. "Saya yakin itu bukan ulama. Video porno itu bukan ulama. Kalau ulama, itu tidak berperilaku seperti itu," kata dia.

Seperti yang diketahui, beberapa hari lalu warga daerah Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digemparkan oleh beredarnya
video mesum ulama, yang diduga diperankan tokoh agama berinisial SS dan dua wanita berinisial R dan T.

Hingga kini, kepolisian Polres Bogor masih melakukan penyelidikan terhadap
video porno ulama tersebut. Dalam adegan video tersebut, terlihat dua perempuan sedang memadu kasih dengan satu lelaki dalam kondisi telanjang. Mereka melakukan hal layaknya pasangan suami istri. 

Sumber Download Full : Menteri Agama Minta Ulama Pelaku Film Porno video mesum ulama Dihukum VIVAnews.COM

Comments