Kemenag Kepri: Bidang Musabaqah Lakukan Rapat Khusus

Kemenag Kepri: Bidang Musabaqah Lakukan Rapat Khusus

Batam (Humas)——Panitia Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXV Nasional di Batam Bidang Musabaqah melakukan rapat khusus terkait dengan persiapan pelaksanaan bidang musabaqah dan perhakiman. Pertemuan dilaksanakan di Aula PIH Batam Center Kota Batam, Kamis (13/3). Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Kanwil Kemenag Kepri Drs. H. Marwin Jamal, Kepala Biro Kesra Kepri Drs. Tarmidi, Staff Ahli Gubernur Drs. H. Razali Jaya, Kabid Bimas Islam Erman Zaruddin, para panitia bidang musabaqah dan para penanggung jawab bidang perhakiman.

Dalam muqaddimahnya Kepala Kanwil Kemenag Kepri Drs. H. Marwin mengatakan tugas Ketua V yang membidangi musabaqah adalah mempersiapkan segala kebutuhan bidang musabaqah dan perhakiman. H. Marwin mengatakan panitia MTQ XXV Nasional Batam mempersiapkan 7 Cabang Lomba.

Untuk cabang Tilawah Al-Quran terdiri dari tartil putra, tartil putri, anak-anak putra, anak-anak putri, remaja putra, remaja putri, dewasa putra, dewasa putri, cacat netra putra, cacat netra putri, qiraat putra, qiraat putri. Kemenag Kepri: Bidang Musabaqah Lakukan Rapat Khusus

Untuk Cabang Hifzh Al-quran terdiri dari 1 juz dan tilawah putra, 1 juz dan tilawah putri, 5 juz dan tilawah putra, 5 juz dan tilawah putri, 10 juz putra, 10 juz putri, 20 juz putra, 20 juz putri, 30 juz putra, dan 30 juz putri.

Pada Cabang Tafsir Al-Quran terdiri dari Bahasa Arab Putra, Bahasa Arab Putri, Bahasa Indonesia putra, Bahasa Indonesia putri, Bahasa Inggeris Putra, Bahasa Inggeris Putri. Untuk Cabang Syarh Al Quran terdiri atas Regu/ Gabungan Putra/ Putri. Cabang Fahm Al-Quran terdiri dari regu/ gabungan putra/putri.

Kemenag Kepri: Bidang Musabaqah Lakukan Rapat KhususUntuk cabang Khat Al-Quran terdiri dari Naslah putra, Naskah putri, Dekorasi putra, Dekorasi putri, Hiasan mushaf putra, Hiasan mushaf putri serta Cabang Musabaqah Menulis Ilmiah Al-Quran (M2IQ) untuk putra dan putri.

“Semua penanggung jawab kita minta untuk mengecek kembali tempat dilaksanakannya lomba untuk semua cabang, karena waktu semakin dekat dan persiapan tempat lomba harus sudah final”, kata Ka. Kanwil.

“Cek kembali untuk kebutuhan ruangan lomba mulai dari kebutuhan lomba, baliho, petugas dan sampai kepada sarana dan prasarana yang harus tersedia seperti penerangan yang cukup, dan lain-lain”, kata Ka. Kanwil lagi mengingatkan.

Sementara itu Staf Ahli Gubernur H. Razali Jaya mengatakan setiap penanggung jawab harus sudah merancang apa tugas dan tanggung jawab serta kebutuhan jika masalah tempat lomba dan personilnya sudah final.

“Misalnya untuk cabang lomba Hifzh Al-quran 5 juz yang akan membutuhkan astaka mini, maka segera lakukan komunikasi dengan bidang sarana dan prasarana agar segera disiapkan termasuk siapkan juga design yang akan digunakan. Kemudian didata juga kebutuhan sarana apa yang dibutuhkan disitu. Sengaja kita selenggarakan rapat ini supaya masing-masing koordinator tahu dengan tagus yang akan dilaksanakan”, kata Razali Jaya.

“Setelah rapat ini, silahkan masing-masing koordinator membuat perencanaan dan komunikasikan dengan Ketua V Bidang Musabaqah. Pada prinsipnya kita harus menyadari bahwa hakekat pelaksanaan MTQ itu terletak pada suksesnya penyelenggaraan bidang musabaqah, karena ruh MTQ adalah pada penyelenggaraan lomba”, kata Razali Jaya lagi.

“Meskipun Pembukaan MTQ berlangsung sangat luar biasa, namun jika bidang musabaqahnya banyak kendala maka akan timbul kesan kurang baik. Kita harus siapkan semua lini”, ucap Razali.

Pada rapat tersebut banyak masukan dan saran penting yang disampaikan oleh peserta rapat. Misalnya Drs. Alimuddin sebagai penanggung jawab bidang Khat Al-Quran yang mengusulkan agar meja yang digunakan untuk lomba cabang Khat Al-Quran menggunakan meja gambar yang biasa digunakan oleh para arsitek.

“Dari beberapa pengalaman kita mengikuti cabang Khat Al-Quran di Kendari, Banten, maupun Ambon maka kita bisa mengadopsi meja gambar yang digunakan di Banten, karena para peserta lomba cabang Khat Al-Quran akan lebih mudah dan nyaman dalam menulis”, ujar Alimuddin.

Usai mengikuti rapat, para peserta rapat yang merupakan para koordinator lomba langsung melakukan peninjauan tempat lomba sekaligus menginventarisir semua kebutuhan yang akan segera diusulkan untuk dilengkapi. (h)  Kemenag Kepri: Bidang Musabaqah Lakukan Rapat Khusus

Comments