Kemenag Kepri: UAMBN Di Kepri Berjalan Lancar

Kemenag Kepri: UAMBN Di Kepri Berjalan Lancar

Tanjungpinang (Humas)——Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UASBN) di Kepulauan Riau berjalan lancar. Berdasarkan data yang terdapat pada Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Kepri, setidaknya 961 siswa/i Madrasah Aliyah di Kepulauan Riau mengikuti UAMBN yang akan berlangsung selama 3 hari.

Dari jumlah di atas, di Kabupaten Bintan terdapat 53 siswa dari 3 MA, di Karimun terdapat 143 siswa dari 5 MA, di Kabupaten Natuna terdapat 143 siswa dari 3 MA, di Kabupaten Lingga terdapat 59 siswa dari 3 MA, di Kabupaten Kepulauan Anambas terdapat 57 siswa dari 3 MA, di Batam terdapat 385 siswa dari 13 MA, di Tanjungpinang terdapat 121 siswa dari 2 MA.

Dari 961 siswa tersebut terbagi dalam 3 jurusan yakni jurusan IPA 246 siswa, jurusan IPS 677 siswa dan jurusan agama 38 siswa.Kemenag Kepri: UAMBN Di Kepri Berjalan Lancar

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau Drs. H. Marwin, Senin (10/3) melakukan sejumlah pemantauan pelaksanaan UAMBN ke beberapa madrasah di Tanjungpinang. Di hadapan siswa/i Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tanjungpinang, Drs. H. Marwin mengatakan agar para siswa tetap menjaga kondisi agar dapat mengikuti pelaksanaan ujian hingga UN berlangsung.

“Persiapkan diri dengan baik, jangan sampai terlambat datang selama ujian berlangsung. Jika datang terlambat maka akan mengurangi konsentrasi kita”, kata Ka. Kanwil Kemenag Kepri Drs. H. Marwin Jamal.

Ia mengajak para siswa untuk berdoa kepada Allah SWT agar diberi kemudahan. “Doa akan mendatangkan ketentraman jiwa”, kata Ka. Kanwil.

Kemenag Kepri: UAMBN Di Kepri Berjalan LancarIa juga mengingatkan para siswa untuk mengerjakan soal-soal yang mudah terlebih dahulu. “Kerjakan soal yang mudah terlebih dahulu, kemudian kerjakan soal-soal yang terbilang sulit. Hadapi ujian ini dengan tenang. Ketenangan itu menambah konsentrasi. Percaya diri saja dengan kemampuan masing-masing, jangan berbuat curang dengan menyontek karena hanya akan menghabiskan waktu saja”, katanya lagi.

“Percaya diri, jangan harapkan bantuan kawan. Saya meminta panitia dan pengawas bertindak tegas dengan melarang siswa menggunakan handphone selama ujian berlangsung, karena khawatir akan digunakan untuk berbuat kecurangan dan mengurangi konsentrasi dan menghabiskan waktu yang terbatas”, ujar H. Marwin.

“Gunakan waktu yang tersedia dengan sebaik-baiknya. Jika sudah selesai mengerjakan semua soal dan masih terdapat waktu yang tersisa, gunakan waktu yang ada untuk mereview kembali jawaban kita sekiranya masih terdapat jawaban yang perlu diperbaiki”, ujarnya lagi.

“Kita semua berdoa, agar para siswa dapat lulus 100 %”, tambahnya. (h) Kemenag Kepri: UAMBN Di Kepri Berjalan Lancar

Comments