Kemenag RI: Pendampingan Dosen Menulis di Jurnal Ilmiah Penting

Kemenag RI: Pendampingan Dosen Menulis di Jurnal Ilmiah Penting

Jakarta (Pinmas) – Animo yang tinggi dari para dosen untuk menuangkan karya ilmiahnya di dalam jurnal ilmiah sampai saat ini belum menggembirakan, karena itu  Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama merasa penting menghadirkan tenaga pendamping agar karya mereka ke depan mendapat pengakuan internasional. 

“Para dosen penting didampingi tenaga pendamping  untuk menulis di jurnal ilmiah. Kalau pun sekarang sudah ada, tapi tak masuk dalam indek jurnal sebagaimana lazimnya suatu karya ilmiah yang  diakui internasional,” kata Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama, Prof. Dr. Dede Rosyada, MA di Jakarta usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Ditjen Pendidikan Islam (Pendis) dengan Flinders University Adelaide south Australia di Jakarta, Senin (10/3).

Nota kesepahaman (MoU) tersebut ditandatangani oleh Dirjen Pendis Nur Syam dan President of Flinders University Adelaide South Australia Michael Barber, MoU tersebut menyangkut kerja sama dalam bidang pendidikan, meliputi pendidikan meraih gelar strata tiga, kegiatan seminar ilmiah dan termasuk kerja sama pendampingan bagi dosen menulis di jurnal ilmiah.Kemenag RI: Pendampingan Dosen Menulis di Jurnal Ilmiah Penting

Menulis di jurnal ilmiah-lanjut Dede Rosyada- bagi tenaga dosen Indonesia penting. Karena hal itu tidak mudah bagi setiap orang. Dan tenaga pengajar dari Flinders University Adelaide sudah memiliki pengalaman untuk itu. Karena itu, penting kerja sama di bidang ini. Dengan harapan ke depan para penulis itu bisa masuk dalam  index internasional.

Yang menggembirakan, lanjut Dede, tenaga pendamping yang didatangkan dari Australia itu tidak dibayar. Mereka adalah tenaga relawan dan bisa berada di Indonesia selama tiga bulan.

“Kita hanya membantu penginapan dan transportasi selama mereka di sini,” ujar Dede.

Berapa banyak tenaga dosen yang akan ikut berlatih dalam penulisan karya ilmiah, Dede belum dapat menjelaskan  lebih lanjut. Tetapi, lanjut dia, minatnya sudah banyak. Sementara itu, Prof.Michael Barber berharap melalui kerja sama tersebut dapat meningkatkan kualitas dan prestasi tenaga pengajar Indonesia. Pihaknya memang banyak memiliki kesamaan persepsi untuk meningkatkan kualitas pengajar di Indonesia.  Itu alasannya Flinders University berminat untuk kerja sama di bidang ini. (ess/dm/dm). Kemenag RI: Pendampingan Dosen Menulis di Jurnal Ilmiah Penting

Comments