Pendis Kemenag: Muchtar Ali: Jangan Sia-siakan Tanggungjawab dari Amanah Jabatan

Pendis Kemenag: Muchtar Ali: Jangan Sia-siakan Tanggungjawab dari Amanah Jabatan
Jakarta,bimasislam—Menindaklanjuti Pakta Integritas tingkat Ditjen Bimas Islam (21/2) di hadapan Dirjen Bimas Islam, Direktorat Urais dan Pembinaan Syariah melaksanakan penandatanganan Pakta Integritas bagi seluruh pejabat eselon 3, eselon 4 serta karyawandi lingkungan Dit Urais dan Pembinaan Syariah di ruang sidang lt 3 Kemenag, Jl. MH. Thamrin 6 Jakarta (24/2).
Dalam sambutannya, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah,Dr. H. Muchtar Ali, M. Hum,berpesan,“jabatan itu amanah yang harus dijalankan. Memang berat,tapi yakinlah Allahselalu berada di tengah-tengah kita. Kita harus mencontoh orang-orang shaleh terdahulu, amat berpegang teguh pada nilai-nilai kebenaran. Jangan bersembunyi dan menghindar dari tanggung jawab. Contohlah pekerjaan seorang nelayan, sekali layar terkembang pantang surut ke belakang.Nelayan lebih memilih tenggelam di lautan daripada harus kembali lagi ke pantai tanpa hasil.

Lebih lanjut, Muchtar menegaskan, “dalam kehidupan masyarakat, nelayan ini dapat diartikan, ketika suatu keputusan telah diambil, maka seharusnya tidak ada lagi keragu-raguan. Jadi,keputusan itu harus dijalaniatau dilaksanakan, walaupun itu berarti harus menghadapi banyakkendala yang menghadang. Karena itu,tetap tegarlah menghadapi ujian, cobaan bahkan fitnah dalam memikul amanah dalam bekerja”,tegasnya.

Pada kesempatan tersebut,Mukhtar juga mengevaluasi kinerja pejabat dan staf di lingkungan Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah.“Pada intinya saya mengapresiasi hasil kerja teman-teman, yang telah berusaha semaksimal mungkin,sehingga tahun 2013, minim dari temuan pemeriksa”,paparnya bangga.

Menghadapi tahun2014, mantan Kasubdit Halalini mengingatkan, “Saya menaruh harapan besar kepadaseluruh jajaran Subdit Kepenghuluan agar segera merampungkan RPPtentang Biaya Nikah, termasuk didalamnya Peraturan Menteri Agama, daninstruksi Dirjen,mendigitalisasi data kepenghuluan, permasalahan P3N,dan pembinaan kepenghuluan. Kepada jajaran Subdit Pemberdayaan KUA, agar segera lakukan pendataan tentang KUA-KUA yang belum memiliki gedung, berapa KUA yang kekurangan pegawai, masih adakah KUA yang tidak memiliki pegawai? Perlu diwaspadai juga kekurangan Buku Nikah jangan sampai terulang kembali, lakukan pendataan awal pelaporan buku nikah. Perlu ditingkatkan kursus calon pengantin, kerjasama dengan BP4 dan ormas Islam dalam hal pembinaan perkawinan.” pintanya.(jml/foto:bimasislam) Pendis Kemenag: Muchtar Ali: Jangan Sia-siakan Tanggungjawab dari Amanah Jabatan

Comments