Berita Haji: Kemenag Gandeng 8 Bank Syariah Luncurkan Tabungan Umrah

Berita Haji: Kemenag Gandeng 8 Bank Syariah Luncurkan Tabungan Umrah
MedanBisnis - Jakarta. Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program tabungan umrah untuk pengelolaan keuangan haji khusus. Program ini bekerjasama dengan BPS-BPIH haji khusus atau PIHK dengan Asosiasi Penyelenggaran Haji Khusus.
Menteri Agama Suryadarma Ali mengatakan program ini bertujuan untuk pemanfaatan langsung BPIH haji khusus, penyederhanaan sistem haji khusus dan transparansi keuangan serta menghilangkan praktek talangan haji.

"Dengan pengeloalan keuangan haji yang semakin baik, menunjukan keuangan haji kita semakin meningkat kualitasnya," ungkapnya dalam agenda peluncuran tabungan umrah di kantor Kemenag, Jakarta, Kamis (3/4).

Berita Haji: Kemenag Gandeng 8 Bank Syariah Luncurkan Tabungan Umrah
Ia menuturkan bank-bank yang ikut serta dalam program ini akan cukup diuntungkan. Bahkan, menurutnya tabungan umrah merupakan produk yang seksi untuk ditawarkan.

"Ini sangat luar biasa, tabungan umrah saya yakin nanti jumlahnya bisa melebihi setoran awal haji. Jadi ini adalah produk yang paling seksi bagi BPS untuk menanganinya dengan berkualitas," paparnya.

"Mengapa pemerintah melakukan tabungan umrah? Tentu tidak akan merebut pangsa pasar travel. Ini memang harus dikelola pemerintah dengan keselamatan tabungan itu. Kalau swasta, bukannya tidak percaya tapi ada yang memang lebih terjamin dari pemerintah," Jelas Suryadarma.

Pada kesempatan yang sama Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag, Anggito Abimanyu menuturkan saat ini sudah ada 8 BPS-BPIH khusus yang siap dengan tabungan umrah. Yaitu Bank Syariah Mandiri (BSM), Bank Negara Indonesia Syariah (BNIS), Bank Muamalat Indonesia (BMI), Mega Syariah, DKI Syariah, Permata Syariah dan CIMB Niaga Syariah.

"Jadi 8 bank siap melaksanakan program ini setelah ditetapkan kebijakan pembayaran setoran awal BPIH khusus sekaligus secara elektronik," ujar Anggito pada kesempatan yang sama.

Anggito menuturkan program ini merupakan bagian dari reformasi pengelolaan keuangan haji. Di samping untuk memberikan fasilitas pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat. Karena yang pertama, terdapat penjaminan LPS atas individu dana di perbankan syariah.

Kedua, penetapan 17 bank penerima setoran haji berdenominasi rupiah dan akan ditetapkan 8 bank penerima dana setoran ibadah haji dengan denominasi dolar Amerika Serikat.

Ketiga pengalihan dana setoran haji dari bank konvensional ke bank syariah per April 2014. Keempat diversifikasi produk syariah yang saat ini sedang dalam proses fatwa dewan syariah nasional (DSN) dan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kelima, pembayaran setoran awal haji khusus sekaligus dengan e-registrasi dan peluncuran tabungan umrah april 2014. Keenam, pelaksanaan akad wakalah untuk setoran awal pada April 2014.

"Terakhir yang ketujuh adalah penempatan dana haji dengan prinsip syariah Mudharabah Muqayadah pada Mei 2014," pungkasnya.(dtf)  Berita Haji: Kemenag Gandeng 8 Bank Syariah Luncurkan Tabungan Umrah

Comments