Berita Kemenag: Kemenag Sosialisasikan Produk Halal

Berita Kemenag: Kemenag Sosialisasikan Produk Halal

TANJUNG REDEB- Masyarakat Kabupaten Berau sempat dihebohkan dengan isu penjualan bakso yang menggunakan daging babi beberapa waktu lalu. Kondisi ini pun langsung disikapi jajaran Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Berau yang mengumpulkan seluruh pedagang bakso maupun pengusaha penggilingan yang ada di Bumi Batiwakkal ini.

Tidak hanya pengusaha yang menggunakan daging, namun pengusaha pengolahan produk konsumsi lainnya juga dilibatkan. Kemenag Berau menggelar sosialisasi tentang produk halal bagi pengusaha yang digelar beberapa hari lalu.

Kepala Kemenag Berau Ambotang melalui Kepala Seksi Penyelenggara Syariah Ramli, kepada media ini, Sabtu (29/3) kemarin, mengatakan, sosialisasi tentang produk halal tersebut merupakan bagian untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat. Khususnya pelaku usaha pengolahan produk akan pentingnya menjamin penggunaan bahan baku yang halal. Berita Kemenag: Kemenag Sosialisasikan Produk Halal

Tidak hanya narasumber dari Kementerian Agama, namun sosialisasi tersebut juga melibatkan narasumber dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan), maupun dari Dinas Kesehatan Berau. Kerja sama dengan instansi terkait tersebut, dikatakan Ramli, merupakan upaya untuk lebih memberikan penjelasan secara detail.

Seperti dari Disnakeswan yang memaparkan tentang tata cara membedakan daging yang baik dan sehat, termasuk jenis daging dari ternak yang beredar di pasaran. Sementara dari Dinas Kesehatan, dikatakannya, dampak produk yang tidak halal terhadap kesehatan. “Dari sisi kesehatan memang ada dampaknya jika kita mengonsumsi daging diharamkan,” ungkapnya.

Sementara dari Kementerian Agama lebih kepada penjelasan tentang produk halal di pandangan agama. Termasuk bagaimana pemberian label halal dari setiap produk yang dihasilkan. Selain itu juga disampaikan tentang tata cara mendapatkan sertifikasi halal bagi setiap pelaku usaha yang mengolah dan menghasilkan produk konsumsi. Saat ini, disebutkan Ramli, sertifikat halal diterbitkan LPPOM MUI yang ada pada tingkat Provinsi Kalimantan Timur.

Namun untuk memberikan kemudahan kepada pelaku usaha di daerah ini. Kementerian Agama Berau, dikatakannya, juga siap memfasilitasi kepada pelaku usaha secara berkelompok untuk lebih meringankan biaya mendatangkan petugas dari LPPOM MUI yang akan melakukan pengecekan produk ke daerah. “Kita siap memfasilitasi pengurusan sertifikasi dan ini sudah kita sampaikan kepada pelaku usaha melalui sosialisasi yang dilaksanakan,” tandasnya.(hms7/one/k7) Berita Kemenag: Kemenag Sosialisasikan Produk Halal

Comments