Berita Kemenag: Menag: tabung umrah tak matikan biro perjalanan

Berita Kemenag: Menag: tabung umrah tak matikan biro perjalanan

Kamis, 3 April 2014 12:20 WIB | 1003 Views

Pewarta: Edy Supriatna Sjafei

Menteri Agama Suryadharma Ali (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)
Berita Terkait

    Calon jemaah haji khusus bisa dapat bonus umrah
    Kemenag dan UIN Jakarta kerja sama perhajian
    Dirjen PHU segera panggil penyelenggara umroh nakal
    Ditjen PHU sambut baik penyidikan KPK atas dana haji
    Irjen: pegawai Ditjen PHU diduga terima gratifikasi

Galeri Terkait
Kisruh Batal Umrah
Kisruh Batal Umrah
Tuntut Rektor Umrah Mundur
Tuntut Rektor Umrah Mundur
Video Terkait
Merpati : Penutupan Rute Merupakan Hal Biasa
Merpati : Penutupan Rute ...
PT. Merpati Akan Buka Rute Umroh
PT. Merpati Akan Buka Rute ...
Jakarta (ANTARA News) - Program tabungan umrah yang digagas Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) tidak akan mematikan biro perjalanan (travel), tetapi dimaksudkan untuk melindungi jamaah dari penipuan.

"Esensinya, menjaga keselamatan uang jemaah yang punya animo untuk melaksanakan ibadah umrah,"kata Menteri Agama Suryadharma Ali saat memberi sambutan pada peluncuran web Ditjen PHU, Siskohat Generasi Kedua, Diretori Haji Khusus dan Umrah 2014, dan Tabung Umrah di Jakarta, Kamis.

Menag mengatakan, Tabung Umrah tersebut akan dibuka di 17 bank syariah Bank Penerima Setoran (BPS). Ke-17 BPS tersebut juga sudah ditetapkan sebagai penerima setoran awal dana haji.

Dengan cara itu, lanjut dia, masyarakat Muslim lebih berminat melaksanakan umrah.
Berita Kemenag: Menag: tabung umrah tak matikan biro perjalanan
Menag mengemukakan setiap tahun Jemaah yang punya minat umrah sekitar 500 ribu orang.

"Kita pindahkan wisata ke Mekkah dan Madinah. Ini akan berdampak pada perbaikan akhlak bagi anak," ia menjelaskan.

"Daripada wisata ke Hong Kong," katanya.

Program Tabung Haji, lanjut Menag, tidak akan mengganggu pihak swasta sebagai penyelenggara ibadah umrah.

Dia mengemukakan, jika jemaah menabung dengan atas nama rekening Menteri Agama, ke depan untuk pelaksanaannya tetap diserahkan kepada swasta.

Pemerintah lanjutnya, hanya menghimpun dana dan melindungi uang umat Muslim yang hendak melaksanakan umrah.

"Adapun jika ada bunga bank, itu tetap menjadi hak Jemaah. Ke depan, pelaksanaan umrah melalui Tabung Umrah itu akan dibuat kelas per kelas, sesuai dengan kemampuan ekonomi masyarakat. Bagaimana pengaturannya, akan diatur kemudian," kata Suryadharma Ali.

Editor: Aditia Maruli Berita Kemenag: Menag: tabung umrah tak matikan biro perjalanan

Comments