Kemenag Gorontalo: Kakanwil Pantau Pelaksanaan UAMBN MTs

Kemenag Gorontalo: Kakanwil Pantau Pelaksanaan UAMBN MTs

GORONTALO—Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) telah dilaksanakan secara serentak, mulai Senin (24/3) hingga Rabu (26/3).

Pelaksanaan UAMBN Tingkat MTs, turut dipantau Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Dr.H.Muhajirin Yanis,M.Pd.I. Bersama Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, H. Hamka Arbie, Kakanwil melakukan monitoring pada sejumlah MTs di Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo.

Bahkan di MTs Negeri Batudaa, Kakanwil sempat melakukan penyerahan naskah ujian secara simbolis. Disaksikan Kakankemenag Kab. Gorontalo, Drs.H.Marwan Razak,M.Pd, Kasi Pendidikan Madrasah Kab.Gorontalo, Irvan Ismail, S.Ag, Kepala MTsN Batudaa, Dra.Hj. Karsum Suleman, dan sejumlah Pengawas Pendidikan.

Demikian halnya di MTs Negeri Kota Gorontalo, Kakanwil bersama tim, mendapat pendampingan Kepala MTsN Kota Gorontalo, Dr.H.Hamdan Ladiku.
Kemenag Gorontalo: Kakanwil Pantau Pelaksanaan UAMBN MTs
Selain Kakanwil, monitoring ini juga dilakukan beberapa tim yang dikoordinir sejumlah pejabat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, seperti Kabag Tata Usaha, Dra.Hj. Fitriyani Humokor, M.Pd.I, Kasubag Informasi dan Humas, Dra.Hj.Maryam Hamid,M.Pd.I, dan para Kepala Seksi di Bidang Pendidikan Madrasah, seperti, Dr.H.Masjrul Yanto, Dra. Suriyati Olii, Drs.Ibrahim T. Sore,M.Pd.I, Hasriyah Yanis,M.Pd.I,  serta Elce Syarief,MH.

Kabid. Pendidikan Madrasah, H. Hamka Arbie,M.HI menjelaskan, UAMBN Tahun 2014 ini, diikuti 3.022 siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs), dengan mata pelajaran yang diujikan adalah mata pelajaran yang berhubungan dengan Pendidikan Agama Islam, seperti, Qur’an Hadits, Fiqih, Akidah Akhlak, Sejarah Kebudayaan Islam dan Bahasa Arab. Hamka berharap, pelaksanaan UAMBN di Provinsi Gorontalo ini bisa berlangsung aman, lancar dan sukses, seperti tahun-tahun sebelumnya.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Dr.H.Muhajirin Yanis,M.Pd.I ketika dimintai tanggapannya disela-sela pelaksanaan monitoring, Senin (24/1) mengungkapkan, pelaksanaan UAMBN ini merupakan bentuk pertanggung jawaban pihak madrasah kepada masyarakat.

Selain itu pelaksanaan UAMBN ini juga kata Muhajirin Yanis, bermakna sebagai evaluasi. Untuk mengetahui sejauh mana daya serap siswa terhadap mata pelajaran yang diajarkan. Bukan hanya kemampuan siswa yang dievaluasi tetapi juga para gurunya.

Terkait dengan aspek metode, strategi, rencana dan desain pembelajaran yang diterapkan. “Ini merupakan tanggung jawab bersama. Dari sisi itulah kita mengembangkan madrasah itu menjadi lebih baik,” tegasnya. (ukhy) Kemenag Gorontalo: Kakanwil Pantau Pelaksanaan UAMBN MTs

Comments