Kemenag Gorontalo: Wakaf Buku Geliatkan Semangat Madrasah Membaca

Kemenag Gorontalo: Wakaf Buku Geliatkan Semangat Madrasah Membaca

GORONTALO (Humas) – Besarnya potensi wakaf yang ada di Provinsi Gorontalo mendorong Kantor Wiayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo melalui Bidang Bimas Islam untuk terus menggali potensi yang ada. Salah satu terobosan yang dilakukan, mensosialisasikan penerapan wakaf buku melalui Orientasi Wakaf Buku Bagi Kepala Madrasah Dan Takmirul Masjid se Prov. Gorontalo. (24/3). Di Aula Hotel New Rahmat Gorontalo. Sebagai salah satu upaya dalam memaksimalkan program madrasah membaca di Prov. Gorontalo.

Dibuka Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo H. Muhajirin Yanis, dihadiri Kepala Bidang Bimas Islam H. Sabara K Ngou dan Kasie Urais dan Pembinan Syari’ah, H. Arifin Pakaya.

H. Muhajirin Yanis mengungkapkan, membaca yang notabene merupakan jendela pengetahuan, kini mulai diterapkan serentak pada seluruh madrasah Prov. Gorontalo melalui program Madrasah Membaca. Akan tetapi dalam penerapannya terdapat beberapa pemasalahan dihadapi, diantaranya kurangnya bahan bacaan yang tersedia pada perpustakaan madrasah. Upaya yang dilakukan diantaranya dengan menggandeng Seksi Pemberdayaan Wakaf untuk mewujudkan program wakaf buku untuk  madrasah dan masjid. Langkah inisiatif tersebut diharapkan menjadi solusi ampuh kurang ketersediaannya bahan bacaan pada setiap madrasah, yang tidak sebanding dengan antusiasme siswa dalam membaca.
Kemenag Gorontalo: Wakaf Buku Geliatkan Semangat Madrasah Membaca
“Tidak hanya wakaf uang saja mulai dioptimalkan, tapi wakaf buku juga harus dapat kita dorong agar dapat berjalan baik dan dapat diterima masyarakat, karena manfaat yang diperoleh sama besarnya dengan model wakaf lain,” ungkap Kakanwil

Kakanwil mengharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang seremonial semata harus dibuat rancangan agar terfokus dan terukur. Melalui perjanjian kerjasama berupa penandatanganan MoU antara Bidang Pendma, Bidang Pendaki serta Bidang Bimas Islam, agar nantinya seksi penyelenggara wakaf dapat secara jelas dalam melakukan himbauan wakaf buku dimana saja.

Sementara itu H. Sabara K Ngou menambahkan, wakaf buku merupakan salah satu program unggulan  Kanwil Kemenag Prov. Gorontalo melalui Bidang Bimas Islam, akan mulai dilaksanakan pada tahun 2014. Meski tergolong baru untuk diterapkan di Prov. Gorontalo, namun Sabara optimis program tersebut dapat berjalan dengan lancar. Mengingat betapa besarnya manfaat yang dihasilkan dari wakaf buku, bagi perkembangan kualitas madrasah. Serta dalam penerapannya tidak membutuhkan biaya besar. “Dukungan semua pihak diharapkan dapat memaksimalkan program wakaf buku tersebut, utamanya dukungan pemerintah daerah,” ujar Sabara. (uq/wahid)Kemenag Gorontalo: Wakaf Buku Geliatkan Semangat Madrasah Membaca

Comments