Kemenag Malut: Pembukaan Bimtek Barjas : Kakanwil Jawab Sorotan Publik

Kemenag Malut: Pembukaan Bimtek Barjas : Kakanwil Jawab Sorotan Publik

Ternate-(Inmas)— Pengadaan Barang dan Jasa sangat dibutuhkan tenaga yang memiliki keahlian dalam rangka menunjang kelangsungan jalannya Proses Pemerintah. hal ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara Drs.H. M. Tahir Abdullah pada saat pembukaan Kegiatan Bimbingan Teknis dan Pengadaan Barang dan Jasa di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara. Yang dilaksanakan di Aula Corner Place Hotel, (17/3).

Kakanwil dalam sambutannya mengatakan pengadaan barang dan jasa, baik ditingkat Kanwil, Kemenag Kab/ Kota, dan Madrasah, Tenaga yang dimiliki masi terbatas dan perlu dibutuhkan bimbingan teknis berkenaan dengan Pengadaan Barang dan Jasa. Dengan adanya bimbingan teknis seperti ini saya mengharapkan tenaga yang diperlukan sebagai pengadaan barang dan jasa itu dapat tersedia.

Kakanwil juga meminta kepada peserta yang hadir mengikuti kegiatan untuk dapat mempelajari dan mempedomani Aturan-aturan tentang Pengadaan Barang dan jasa agar tidak menyalahi aturan dan juga ketentuan yang telah ditetapkan.
Kemenag Malut: Pembukaan Bimtek Barjas : Kakanwil Jawab Sorotan Publik
Kakanwil juga menambah nantinya peserta akan di berikan efaluasi pada akhir kegaiatan olehnya itu kakanwil meminta kepada peserta Pengadaan Barang dan Jasa agar bersungguh-sungguh dalam mengikuti kegaiatan ini dan yang terpenting menurut Kakanwil adalah peserta yang memiliki keinginan untuk lulus, sehingga nantinya dapat memenuhi standar kualifikasi yang diharapkan, Evaluasi ini dilakukan untuk mengukur sejauhmana kemampuan peserta dalam memahami materi yang telah paparkan.

Kakanwil Kementerian Agama Prov. Malut Drs. H.M. Tahir Abdullah, juga menegaskan kepada peserta kegiatan bahwa Proses Pengadaan Barang dan Jasa Merupakan hal yang sangat penting guna menunjang kelangsungan jalannya program Pemerintah. Bahkan Pengadaan Barang dan Jasa merupakan proses yang sangat vital. Proses ini akan menjadi salah satu penentu apakah kita mampu mengelola anggaran secara evektif, efesian dan Transparan atau tidak.

Sehubungan dengan kegiatan bimbingan teknis dan pengadaan barang dan jasa kakanwil mengatakan bahwa khusus Barang itu ada dua kategori yaitu Barang bergerak dan barang yang tidak bergerak, prinsipnya adalah barang itu betul-betul hasilnya maksimal dan sesuai dengan yang di harapkan.

Kakanwil juga mengurai masalah terkait dengan konsumsi publik terkait MAN IC, Kakanwil mengatakan berbicara mengenai bangunan, penilaian publik adalah bangunan itu jadi sekaligus 100%. Padahal tidak. 100%, itu Cuma struktur Data, Tiang dan Cor diatasnya. Bukan bangunan yang fisiknya langsung finising, karena banguna MAN IC yang di banging itu bertahap. Olehnya kita berani untuk melaksanakan pembangunan itu meskipun di penghujung tahun ini anggaran itu dilaksanakan,

Lanjut Kakanwil Negara juga harus ikut bertanggungjawab terhadap Pelaksanaan MAN IC itu, kenapa anggaran yang sudah diberikan kepada kita di Blokir sampai hamper 10 bulan tidak bisa digunakan, padahal pemenang tendernya suda ada dan suda siap melaksanakan pekerjaan. Rugi besar kalau bangunan MAN IC sampai kemudian Gagal, karena MAN IC dibangun di Hutan Rimba seperti yang di Katakan. Menurutnya MAN IC ini khusus, berbeda dengan Madrasah lain, mengapa MAN IC ditempatkan disitu, karena (Pertama) Kita diberikan lahan oleh Pemda dan MOU-nya adalah Menteri Agama dengan Gubernur. lahan untuk didirikan MAN IC di berikan disitu, (kedua) tim suda melakukan surfey terhadap lokasi itu dan dianggap layak MAN IC di bangun di situ. Tidak masalah sekarang. Tegas Kakanwil

Saya berharap agar banguna MAN IC dapat terselesaikan, karena yang nantinya menikmati hasil dari pembangunan MAN IC ini bukan anak saya, tetapi anak diseluruh Maluku Utara yang kita bina dan akan kita hasilkan, mereka itu adalah siswa-siswa yang selektif, mereka tidak lagi mengeluarakan biaya mulai dari masuk samapai mendapat idjasa tanpa sepeserpun orang tua tidak perlu mengeluarkan biaya, jika ini hilang di kita maka rugi besarlah kita berapa ribu anak-anak yang gratis sekolah mulai dari masuk sampai keluar. Pendidikan mana yang gratis di Maluku Utara, pakai seragam dan makan minum di asrama, ini merupakan peluang yang besar.

Kemenag Malut: Pembukaan Bimtek Barjas : Kakanwil Jawab Sorotan Publik Kalaupun terjadi masalah pada MAN IC dan dianggap ada Penyimpangan, saya memnta kepada KPA harus siap menerima segala resikonya, mengapa karana yang terpenting di Maluku Utara harus ada MIC yang di bangun, meski harus ada yang jadi korban, korban untuk kepentingan yang lebih besar kedepan itu perlu. Menjadi seorang pemimpin yang tidak berani berkorban, Kata kakanwil pemimpin itu lebih baik berhenti dari jabatannya sebelum diberhentikan. Itu adalah tanggungjawab, Ini adalah prinsip bagaimana akuntabilitas, sadar menerima tugas maka ada konsekuensinya. Tegas Kakanwil

Ketua Panitia Dr. Muchlis Ary Hadi dalam Laporannya mengatakan tujuan kegiatan ini dilaksanakan antara lain : Meningkatkan Pemahaman pada Proses Pengadaan Barang dan Jasa kepada peserta pengelola Barang dan jasa , Menghasilkan tenaga ahli dalam proses pengadaan barang dan jasa, terciptanya proses efisiensi dalam dan akuntabilitas proses pengadaan barang dan jasa, meningkatkan percepatan penyerapan anggaran dilingkungan Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara.

Ary Handi Juga mengataka pelaksanaan kegiatan bimbingan teknis dilaksanakan selama 5 hari dari tanggal 17 s/d 21 Maret 2014 dan Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa nantinya dilaksanakan pada tanggal 25 Maret 2014. peserta yang mengikuti kegiatan Bimbingan taknis dan Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa adalah 60 Orang yang terdiri dari Kepala bidang dan Kasubag, Kepala Seksi, Kepala Madrash dan Staf Pengelola pada kanwl Kementerian Agama Prov. Malut. Dan Narasumber pada kegiatan Pengadaan Barang dan Jasa adalah Kakanwil Kemenag Prov. Malut, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Prov. Malut, Lembag kajian Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah RI Jakarta dan Akhi Pengadaan Barang dan Jasa pemerintah Sulawesi Utara dan Kalimantan Barat.

Ary Handi dalam mengakhiri sambutan Ia juga mengharapkan kepada peserta agar dapat memanfatkan kegiatan ini dengan baik agar dapat merai kelulusan pada akhir kegiatan nanti. Mengingat tingkat kelulusan yang cukup sulit pada setiap ujian yang di laksanakan oleh Lembaga Kajian Barang dan Jasa. (ikhy_Tak) Kemenag Maluku Utara : Pembukaan Bimtek Barjas : Kakanwil Jawab Sorotan Publik

Comments