Kemenag Sulbar: Pembukaan Workshop dan Eksebisi Olahraga se-Sulawesi di Gorontalo

Kemenag Sulbar: Pembukaan Workshop dan Eksebisi Olahraga se-Sulawesi di Gorontalo

Gorontalo-(Inmas)Ka.Kanwil Kemenag Gorontalo Dr.H.Muhajirin Yanis M.Pd.I selaku tuan rumah pelaksanaan kegiatan  Workshop Regional Kementerian Agama regional  Se-sulawesi untuk kerukunan umat beragama tahun 2104 yang dirangkaikan eksebisi Olahraga menyampaikan selamat datang kepada para peserta di provinsi yang memiliki falsafah “Adati Hula-hula to Sara’a, Sara’a Hula-hula to Qurani.hal ini disampaikan pada acara pembukaan di Hotel Maqna Gorontalo, Jumat 07 maret 2014.

“Kegiatan  Workshop Regional Kementerian Agama regional  Se-sulawesi untuk kerukunan umat beragama tahun 2104 dengan thema “ Memperkokoh kerukunan berbasis kearifan lokal”

Muhajirin berharap pelaksaanaan Workshop Regional tahun ini semakin baik dan bisa menjadi model terbaik seluruh provinsi di indonesia,kegiatan ini berlangsung selama 4 hari bertempat Ballroom MAQNA Hotel terhitung dari tanggal 7s/d 10 Maret 2014,Peserta pada Kegiatan ini Kanwil Kementerian Agama se-Sulawesi BDK dan Badan Litban dengan jumlah peserta 250 orang ditambah peserta peninjau masing-masing satu orang dari Kanwil Kemenag Papua,Papua Barat,Maluku dan Maluku Utara dengan harapan nantinya juga akan ditetapkan menjadi perta penuh kedepan.
Kemenag Sulbar: Pembukaan Workshop dan Eksebisi Olahraga se-Sulawesi di Gorontalo
Kakanwil Gorontalo yang juga salah satu inisiator lahirnya kegiatan ini mengatakan  jika di tinjau dari struktur Etnis kesukuan timur mulai dari Kalimantan ,Sulawesi Kepulauan Maluku dan Papua kita memiliki kurang lebih dari 540 suku jika  dibandingkan dengan wilayah indonesia Bagian barat yang hanya memiliki 109 suku. Dari keanekaragaman suku yang terbesar di wilayah timur Indonesia merupakan potensi besar dan modal dasar dalam pembangunan bangsa, namun disislain dapat menyimpan konflik yang besar jika tidak di kelolah dengan baik. Realitas menunjukan bahwa berdasarkan konfigurasi struktur sosial budaya indonesia maka wilayah indonesia timur sangat rawan konflik di bandingkan dengan indonesia barat atas dasar itulah maka Worksop Regional Kantor Wilayah se sulawesi di gagas.

Muhajirin berharap kegiatan Workshop Regional Kementerian Agama Balitbang Agama dan Balai Diklat Keagamaan Se-sulawesi kali ini dapat mengidentifikasi isu-isu masalah yang berpotensi sebagai ancaman kerukunan umat beragama di sulawesi, yang pada akhirnya dapat melahirkan rekomendasi-rekomendasi yang bisa dijadikan acuan dalam implementasi ajaran agama agar relepan dengan proses pembangunan dan perubahan sosial serta menjadi sumber inspirasi bagi penguatan nilai-nilai kearifan lokal bagi kehidupan berbangsa dan bernegara harapnya…(thd-Zl) Kemenag Sulbar: Pembukaan Workshop dan Eksebisi Olahraga se-Sulawesi di Gorontalo

Comments