Pendis Kemenag: Direktur Madrasah Apresiasi MAN Lahat Juarai IOSA

Pendis Kemenag: Direktur Madrasah Apresiasi MAN Lahat Juarai IOSA
Lahat (Pinmas)— Direktur Pendidikan Madrasah M. Nur Kholis Setiawan mengapresiasi torehan prestasi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lahat sebagai juara 1 tingkat nasional dalam ajang Indonesia Open Source Award (IOSA) yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

“Saya ikut bahagia, gembira, dan bangga atas raihan IOSA dari Kominfo ini,” kata Nur Kholis saat berkunjung ke MAN Lahat, Sumatera Selatan, Kemarin (27/3).

Nur Kholis menilai apa yang dilakukan MAN Lahat ini bisa menjadikan dunia lebih adil. Pasalnya,  di tengah dominasi penggunaan perangkat komputer berbasis Windows, MAN Lahat berani tampil beda dalam penggunaan software open source (OS) yang tentu gratis dalam penggunaanya, serta tahan terhadap virus.

“Namun yang lebih penting ialah bagaimana MAN Lahat sendiri bisa mendesiminasikan penggunaan OS yang saya yakin tidak berhenti sampai di sini,” paparnya.

Menurut Nur Kholis, ajang seperti ini penting bagi madrasah dalam rangka menyiapkan generasi-generasi cakap ilmu teknologi (IT). “Anak-anak madrasah ini, 10 tahun yang akan datang adalah calon pengganti kita, maka sudah sewajarnya dipersiapkan dari sekarang,” tukasnya.

Sebelumnya, Yan Hery Darmansyah, Kepala MAN Lahat di hadapan Direktur menceriterakan bahwa apa yang dilakukan selama ini tidaklah mudah. Hery mengaku terus berusaha merubah pola pikir siswa dari penggunaan perangkat berbasis Windows ke sistem Ubuntu atau lebih dikenal sistem Linux di MAN Lahat.

“Alhamdulillah, sekarang MAN Lahat seluruh perangkat komputer murni 100 persen telah menggunakan ubuntu,” terangnya. Pendis Kemenag: Direktur Madrasah Apresiasi MAN Lahat Juarai IOSA

Yan Hery juga berharap, dengan aset lahan MAN lahat yang luasnya hampir 10 hektar bisa diusulkan supaya mempunyai Asrama bagi anak didiknya.

Nur Kholis pun merespon positif usulan pembangunan asrama. Menurutnya, keberadaan asrama akan membantu MAN Lahat dalam memantau peserta didik. Selain itu, asrama juga lebih sehat dan kondusif ketimbang membiarkan mereka tinggal di kontrakan sekitar madrasah.

“Ini bisa dimasukkan ke perencanaan untuk dibangun asrama, berapapun nanti bisa terlihat berapa skemanya yang bisa kita share,” kata Nur Kholis.

Namun yang lebih penting, lanjut Nur Kholis, adalah bagaimana menularkan prestasi yang diraih MAN Lahat ini ke madrasah-madrasah lainnya. Sebab selain penting, ruang OS yang sangat terbuka juga efektif untuk membangun kreatifitas siswa madrasah.

“SDM boleh terbatas, tapi kreatifitas tidak mengenal batas. Saya mengajak MAN Lahat, mari budayakan pola-pola evaluatif dari apa yang telah dilakukan, dan pola antisipatif sebagaimana telah dilakukan oleh Rasulullah,” tegas Nur Kholis.

“Kita tidak boleh gagap. Saya percaya Madrasah,bukan pada Sekolah,” pungkas Nur Kholis disambut tepuk tangan meriah.

Sebagaimana diketahui, MAN Lahat Sumatera Selatan meraih juara I tingkat nasional IOASA yang dilaksanakan oleh Kominfo pada akhir tahun kemarin. MAN Lahat berhasil merih juara pertama itu setelah mengalahkan unggulan lainya dari SMK IT Smart Informatika Solo dan SMK Sakti Gemolong Sragen.

“Kami bisa menang karena kami murni 100 persen menggunakan platform open source,” kata Yan Hery Darmansyah. (sholla/mkd/mkd) Pendis Kemenag: Direktur Madrasah Apresiasi MAN Lahat Juarai IOSA

Comments