Sebagian Besar Jamaah Kabupaten Karimun Melaksanakan Ibadah Umrah Sunat

Karimun (Humas) - Ketua Kloter I BTH Batam, Endang Sry Wahyu melaporkan bahwa selama berada di Makkah sambil menunggu puncak pelaksanaan ibadah haji, sebagian besar waktu jamaah diisi dengan melaksanakan ibadah shalat dan membaca al-quran di Masjidil Haram, selain itu dari pihak Kloter juga melakukan kegiatan pemantapan manasik dan sebagian besar dari jamaah haji ada yang melaksanakan ibadah umrah sunat.

“Sebagian jamaah ada juga yang melaksanakan ibadah umrah sunat. Umrah yang wajib sudah dilaksanakan saat tiba di Makkah kemarin dan ini hanya umrah sunat.” Jelas Endang melalui pesan singkat WA , Rabu (16/8/2017).

Untuk diketahui bahwa umrah wajib adalah umrah yang masuk dan merupakan satu kesatuan dengan ibadah haji tamattu’, ifrad, dan qiran. Dan JCH dari Kabupaten Karimun melaksanakan ibadah haji Tamattu’ yakni umrah dilakukan sebelum haji. Umrah sunnat maupun umrah wajib dilakukan dengan tatacara yang sama, mulai niat di miqat, thawaf tujuh putaran, sai antara safa dan marwah, serta tahalul. 

Sementara Kasi PHU Kabupaten Karimun H. Samsudin menyampaikan bahwa umrah sunat tidak wajib karenanya disarankan kepada jamaah Kabupaten Karimun untuk tidak memaksakan diri, karena tentunya bisa menguras tenaga dan energi jamaah.

“Ibadah umrah sunat hukumnya sunat, jadi tidak wajib hukumnya, tidak dilakukan juga tidak mengapa, sedangkan umrah wajib itu wajib dikerjakan dan itu sudah dilaksanakan oleh jamaah kita saat tiba di Makkah kemarin. Jadi disarankan kepada jamaah untuk mempertimbangkan kondisi fisik dan kesehatan masing-masing jika ingin melaksanakan ibadah umrah sunat hingga 2 atau 3 kali. Jadi harus disesuaikan dengan kondisi fisik dan kesehatan jamaah, jangan dipaksakan.” Jelas H. Samsudin.

Comments