Ketua BAZNAS Karimun: Penerimaan ZIS di Karimun Hingga September 2017 Capai 1,6 Milyar

Karimun (Humas) – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karimun H. Atan AS, menyampaikan bahwa hingga bulan september 2017 penerimaan ZIS (Zakat, Infaq dan Sadaqah) di  Kabupaten Karimun sudah mencapai 1,6 Milyar lebih.

Hal tersebut disampaikannya saat menyampaikan materi dalam kegiatan pembinaan dan pelatihan SIMZAT (Sistem Informasi Manajemen Zakat) kepada 10 UPZ (Unit Pengumpul Zakat) yang ada di Kabupaten Karimun. Jumat (22/9/2017) bertempat di Aula Kankemenag Kabupaten Karimun.
“Untuk Zakat Maal hingga september 2017 terkumpul sebesar Rp. 650.061.766, Zakat Profesi sebesar Rp. 943.709.694, Infak dan Sadaqah terkumpul Rp. 31.857.135, jadi total hingga september 2017 sebesar Rp. 1.625.628.595.” jelas H. Atan.

Dana ZIS sebesar Rp. 1.625.628.595 itu, lanjut H. Atan didapat dari Zakat, Infak dan Sadaqah Muzakki  yang ada di Kabupaten Karimun. Dan diharapkan hingga akhir tahun ini bisa mencapai 2,5 Milyar.

H. Atan lebih lanjut menjelaskan grafik penerimaan zakat maal, zakat profesi, infak dan sadaqah di Kabupaten Karimun dari tahun 2007  hingga 2017 yang menunjukkan trend peningkatan jumlah dana ZIS yang diterima oleh BAZNAS Kabupaten Karimun.

“Tahun 2007 hanya terkumpul Rp. 92.825.000, tahun 2008 terkumpul Rp. 294.600.291, tahun 2009 terkumpul Rp. 623.682.399, tahun 2010 terkumpul Rp. 584.060.806, tahun 2011 sebesar Rp.801.960.211, tahun 2012 Rp. 915.303.903, tahun 2013 sebesar Rp. 1.110.350.719, tahun 2014 Rp. 1.301.255.963, tahun 2015 Rp. 1.536.116.523, tahun 2016 lalu mencapai Rp. 2.191.166.000 dan tahun 2017 hingga september sudah mencapai Rp. 1.625.595.” jelasnya.

Untuk diketahui, BAZNAS adalah organisasi pengelola zakat yang dibentuk oleh pemerintah, dimana pengelolanya terdiri dari unsur – unsur pemerintah dan tokoh masyarakat. BAZNAS merupakan Lembaga Pemerintah non struktural yang bersifat mandiri yang melakukan tugas pengelolaan Zakat secara nasional serta bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri  sebagaimana dijelaskan dalam pasal 5 dan 6 UU No.23 Tahun 2011 tentang pengelolaan Zakat.

Comments