Tata Cara Mutasi Pemberangkatan Haji di Kabupaten Karimun Tahun 2018

Karimun (Humas) – Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun H. Samsudin menyatakan bahwa mutasi pemberangkatan jamaah haji diperbolehkan dengan memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

Untuk diketahui Mutasi Haji adalah memindahkan diri dari tempat pemberangkatan haji dengan alasan tertentu.

“Mutasi itu diperbolehkan bagi Jamaah Calon Haji yang melunasi BPIH tahun berjalan apabila memenuhi alasan yang diperbolehkan seperti karena penggabungan suami istri yang terpisah dibuktikan dengan surat nikah, penggabungan anak dan orang tua dibuktikan dengan akte kelahiran atau karena perpindahan tugas yang dibuktikan dengan surat mutasi dinas.” Jelas H. Samsudin.

Adapun persyaratan administrasi yang harus dilengkapi adalah:
  1. Surat Permohonan Mutasi Keberangkatan Haji;
  2. Fotocopy KTP;
  3. Fotocopy KK;
  4. Fotocopy Setoran Awal dan Setoran Pelunasan dari Bank;
  5. Alasan ikut keluarga ( lampirkan fotocopy KTP, KK Keluarga, Akta Lahir, hubungan saudara, tersebut beserta bukti setoran awalnya);
  6. Alasan pindah kerja (lampirkan fotocopy SK mutasi);
  7. Alasan pindah domisili (lampirkan Surat Domisili dari lurah kota tujuan, KTP tujuan, KK pindah);
“Persyaratan diatas dilakukan setelah pelunasan haji pada tahun keberangkatan. Dan harus diketahui juga bahwa permohonan mutasi ini bisa saja diterima atau sebaliknya ditolak.” Tutup H. Samsudin.

Comments