H. Lukman Menjadi Narasumber Pada Acara Pembinaan Muballigh Se-Kabupaten Karimun

Karimun (Humas) - Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Karimun Drs.H.Lukman, Kamis (3/5/2018) menjadi narasumber pada kegiatan Verifikasi, Pembinaan dan Insentif Muballigh Kabupaten Karimun Tahun 2018 yang dilaksanakan oleh Pemda Kabupaten Karimun.

Kegiatan ini secara resmi sudah dibuka kemarin, Rabu (3/5/2018) dan berlangsung di Aula Darun Nadwah Masjid Agung Kabupaten Karimun.

Pada kesempatan tersebut H. Lukman menyampaikan materi tentang Peran Penting Mubaligh Dalam Membina Umat.

Menurut H. Lukman, keberadaan muballigh sangat penting dalam membina umat karena sebagai pewaris nabi dalam menyampaikan ajaran agama.

“Kata Muballigh secara bahasa berasal dari bahasa Arab بَلَّغَ - يُبَلِّغُ  yang berarti menyampaikan dan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah orang yang menyiarkan ajaran agama Islam. Dan di dalam kehidupan masyarakat, pengertian muballigh sama dengan da’i atau penceramah.” Kata H. Lukman memulai.

Masih menurut H. Lukman dengan mengutip Surat Ali Imran 110, bahwa keberadaan muballigh ini adalah untuk menyeru umat kepada yang makruf dan mencegah umat dari berbuat kemungkaran.

“Ada beberapa hal penting yang harus dimiliki oleh seorang muballih yakni harus memiliki Sifat Sidiq, Amanah, Tabligh dan Fatanah selain itu harus juga memiliki Sifat Ikhlas, Sabar dan Tawadhu.” Kata H. Lukman lagi.

Selain itu adan selalu menjaga lisan dan perbuatan dimana antara ucapan dan perbuatan muballigh harus selalu sejalan, selalu berpakaian yang Islami/syar’i, tidak mengajarkan hal yang bersifat Intoleransi dan Radikalisme, tidak menghina atau mencaci agama lain atau SARA.

“Muballigh juga diminta jangan merasa puas dengan ilmu dan kemampuan berceramah yang sudah dimiliki, terus belajar dan berupaya meningkatkan pengetahuan agamanya seperti ilmu tajwid, retorika dakwah, dan ilmu agama lainnya. Hindarilah penyampaian materi ceramah yang berbau politik, khilafiyah, dan provokasi karena nantinya bisa menjadi polemik dan perpecahan dikalangan umat. Karena itu sampaikan ceramah dengan hikmah dan mauizhah hasanah.” Pinta H. Lukman.

Comments