Berikut adalah Besaran Dana BOS yang Diterima Pondok Pesantren Pada Tahun 2019

Karimun (Inmas) – Salah satu tujuan Dana BOS pada Pondok Pesantren adalah untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun yang bermutu, menuju program wajib belajar 12 tahun pada layanan Pendidikan Keagamaan Islam.

“Adapun besaran dana BOS Pondok Pesantren ditentukan berdasarkan jumlah santri pada kategori jenjang pendidikan yang diikuti, yang ditetapkan pada setiap tahun anggaran, dan berlaku secara nasional,” Jelas Wibowo, Staf Pendis Kantor Kemenag Kabupaten Karimun yang menangani Dana Bos pada Pondok Pesantren di Kabupaten Karimun, Jumat (1/2/2019).

Kategori jenjang pendidikan yang diikuti tersebut, menurut penjelasan Wibowo terdiri atas 3 kategori, yakni: Kategori Kesatu, apabila memenuhi salah satu dari kriteria berikut: 1) Pendidikan kesetaraan pada pondok pesantren salafiyah tingkat Ula; 2) Satuan pendidikan muadalah pada pondok pesantren setingkat madrasah ibtidaiyah (MI); atau 3) Satuan pendidikan diniyah formal tingkat ula.

Kategori Kedua, apabila memenuhi salah satu dari kriteria berikut: 1) Pendidikan kesetaraan pada pondok pesantren salafiyah tingkat Wustha; 2) Satuan pendidikan muadalah pada pondok pesantren setingkat madrasah tsanawiyah (MTs); atau 3) Satuan pendidikan diniyah formal tingkat wustha.
Kategori Ketiga, apabila memenuhi salah satu dari kriteria berikut: 1) Pendidikan kesetaraan pada pondok pesantren salafiyah tingkat ulya; 2) Satuan pendidikan muadalah pada pondok pesantren setingkat madrasah aliyah (MA); atau 3) Satuan pendidikan diniyah formal tingkat ulya.

“Jadi menurut ketentuan, berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6931 Tahun 2018 Tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Pada Pondok Pesantren Tahun Anggaran 2019, besaran Dana BOS Pondok Pesantren per-santri per-tahun untuk Tahun Anggaran 2019 ditetapkan sebagai berikut: Kategori Kesatu, sebesar Rp. 800,000.- (delapan ratus ribu rupiah). Kategori Kedua, sebesar Rp. 1,000,000- (satu juta rupiah) dan Kategori Ketiga, sebesar Rp. 1,400,000- (satu juta empat ratus ribu rupiah).” Jelas Wibowo lagi.

Dan di Kabupaten Karimun, Pondok Pesantren yang masuk Kategori Kesatu adalah Pondok Pesantren Tingkat Ula, ada 2 Pondok Pesantren yakni Pondok Pesantren Darul Taufiq, Sungai Raya Kecamatan Meral dan Pondok Pesantren Hidayatullah, Sememal, Kecamatan Meral Barat.
Sedangkan Pondok Pesantren yang masuk Kategori Kedua adalah Pondok Pesantren Tingkat Wustha, ada 4 Pondok Pesantren yakni Pondok Pesantren Darul Taufiq, Sungai Raya, Kecamatan Meral, Pondok Pesantren Hidayatullah, Sememal, Kecamatan Meral Barat. Pondok Pesantren Mutiara bangsa, Desa Parit, Kecamatan Karimun dan Pondok Pesantren Darul Mukhlasin, Desa Sawang Laut, Kundur.

Comments