H. Kholif Ihda Rifai: Beberapa Permasalahan Kondisi Masjid di Kabupaten Karimun

Karimun (Inmas) -  Kasubbag TU Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun, H. Kholif Ihda Rifai menjadi narasumber pada kegiatan Pelatihan Manajemen Masjid yang dilaksanakan oleh Pemda Kabupaten Karimun, Kamis (21/2/2019) di Gedung Darun Nadwah Masjid Agung Karimun.

Dalam penyampaiannya, H. Kholif Ihda Rifai menyampaikan beberapa permasalahan kondisi masjid di Kabupaten Karimun.

“Permasalahan yang pertama adalah kita lihat ada Masjid Besar yang bangunan sudah bagus namun kegiatan untuk pembinaan jama’ah masih kurang.” Kata H. Kholif Ihda Rifai yang juga Ketua MUI Kabupaten Karimun.

Masalah kedua, lanjut mantan Kasi Bimas Islam ini adalah masih banyak masjid-masjid yang dikelola apa adanya tanpa manajemen yang baik, bahkan manajemennya hanya menggunakan manajemen kekeluargaan.

“Masalah ketiga adalah kebanyakan masjid hanya difungsikan untuk ibadah ritual sholat saja, masjid tidak difungsikan secara maksimal. Padahal potensi masjid itu  sangat besar dalam upaya memberdayakan ummat.” Tambah suami dari Rina Suhartini.

Permasalahan masjid selanjutnya kebanyakan jama’ah masjid itu adalah orang-orang tua, dan masih kurangnya kehadiran dan peran dari remaja maupun pemuda.

“Masalah keempat, kita lihat remaja dan pemuda enggan aktif di organisasi remaja masjid karena masjid didominasi orang tua yang tidak memberikan ruang gerak bagi remaja masjid.” Terang H. Kholif Ihda Rifai lagi yang pernah menjadi Ka. Kua di Kecamatan Buru, Kecamatan Moro, dan Kecamatan Tebing.

Kelima, permasalahan masjid yang banyak ditemukan adalah belum adanya sekretariat khusus pengurus masjid dan belum terlaksananya tata persuratan yang ideal.

“Yang keenam, adalah permasalahan kebersihan, kita lihat masih ada beberapa toilet masjid yang kondisinya memperihatinkan, sehingga kondisi toilet masjid terssebut tidak mencerminkan umat Islam yang mencintai keindahan dan kebersihan.” Tambah mantan Kasi Pekapontren dan Penamas ini lagi.

Dan permasalahan yang terakhir yang haurs dibenahi masjid, menurut H. Kholif Ihda Rifai adalah halaman dan penataan taman masjid yang belum diperhatikan serta  tempat parkir yang sangat terbatas dan sempit. (zhir).

Comments