H. Kholif Ihda Rifai: Standar Manajemen Masjid

Karimun (Inmas) -  Kasubbag TU Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun, H. Kholif Ihda Rifai menjadi narasumber pada kegiatan Pelatihan Manajemen Masjid yang dilaksanakan oleh Pemda Kabupaten Karimun, Kamis (21/2/2019) kemarin di Gedung Darun Nadwah Masjid Agung Karimun.

Kepada peserta kegiatan tersebut, H. Kholif Ihda Rifai selain menyampaikan tentang berbagai permasalahan kodisi masjid di Kabupaten Karimun, ia juga menyampaikan tentang Standar Manajemen Masjid.

“Masjid memiliki peran strategis sebagai pusat pembinaan umat dalam upaya melindungi, memberdayakan dan mempersatukan umat untuk mewujudkan umat yang berkualitas, moderat dan toleran.” Jelas H. Kholif Ihda Rifai.

“Dalam rangka meningkatkan kualitas pembinaan peran dan fungsi masjid yang tidak hanya sebagai tempat ibadah ritual (mahdah) tapi juga sebagai tempat ibadah sosial yang lebih luas (ghair mahdah) seperti di bidang ekonomi, pendidikan, sosial budaya dan lainnya, maka perlu ada tolak ukur atau standar manajemen atau pengelolaan masjid yang baik.” Tambah H. Kholif Ihda Rifai.

Pemerintah, lanjut H. Kholif Ihda Rifai melalui Kementerian Agama terus berupaya mendorong dan membina Masjid agar segala aktifitas dan kegiatan yang dilaksanakan dapat menciptakan iklim yang kondusif bagi jemaah serta eksistensi Masjid dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan umat.

“Standar Manajemen Masjid sudah diatur dalam Keputusan Dirjen Bimas Islam nomor DJ.II/802 Tahun 2014 tentang Standar Pembinaan Manajemen Masjid. Dimana Standar Pembinaan dan Pemberdayaan Masjid itu meliputi Manajemen Idarah, Imarah dan Ri’ayah.” Tambahnya.
Pertama, Manajemen Idarah yakni kegiatan pemberdayaan Masjid yang meliputi Perencanaan, Administrasi, Organisasi / Kepengurusan, Pengawasan, Perlengkapan dan Keuangan. 

Kedua, Manajemen Imarah yakni kegiatan pemberdayaan Masjid yang meliputi kegiatan pengelolaan untuk memakmurkan masjid seperti kegiatan Peribadatan (sholat 5 waktu, sholat jum’at, pembinaan jamaah dan lainnya). Kegiatan Majlis Taklim, kegiatan Remaja Masjid, kegiatan Perpustakaan, kegiatan Pendidikan Berbasis Masjid (TPQ/DTA), kegiatan Ibadah Sosial ( PHBI, Hari Raya Idul Fitri, Idul Adha), kegiatan Koperasi dan kegiatan Kesehatan.

Ketiga, Manajemen Ri’ayah yakni kegiatan pemberdayaan Masjid yang terkait dengan Keamanan dan Ketertiban, Arsitektur Desain dan Pengembangan Bangunan, halaman masjid dan lingkungan. Termasuk tentang kebersihan Wc/Kamar Mandi/Tempat Wudhu/ Pagar/Parkir/Taman dan lainnya ) Serta pemeliharaan Peralatan/Fasilitas (sajadah/elektronik/lemari rak sepatu/sandal/bedug /papan pengumuman dan lainnya).

Berikut adalah beberapa peraturan terkait dengan Masjid yang bisa dijadikan rujukan dalam pengelolaan masjid sebagaimana disampaikan H. Kholif Ihda Rifai:
  1. Keputusan Menteri Agama Nomor 394 Tahun 2004 Tentang Penetapan Masjid Wilayah
  2. PBM No. 09 / 08 Tahun 2006 Tentang Peran Pemerintah Daerah Dalam Pendirian Rumah Ibadah
  3. Kep. Dirjen BIMAS Islam No. Dj.Ii/802 Tahun 2014 nomor DJ.II/802 Tahun 2014 tentang Standar Pembinaan Manajemen Masjid
  4. Surat Keputusan Dirjen BIMAS Islam No. 582 Tahun 2017 Tentang Standar Imam Masjid

Comments