H. Riadul Afkar Hadiri Rakor Tim Gugus Tugas Menuju Kabupaten Layak Anak (KLA)

Karimun (Inmas) – Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam H. Riadul Afkar mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten karimun menghadiri kegiatan Rakor Pembentukan Tim Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) yang dilaksanakan di ruang rapat Cempaka putih, Kantor Bupati Karimun, Kamis (14/2/2019).

“Kegiatan rakor dibuka oleh Asisten 2 Perekonomian dan Pembangunan Pemda Kabupaten Karimun, Dra. Hj. Sensissiana, M.Si. dan diikuti oleh semua perwakilan dari FKPD, OPD, Camat, Lurah, termasuk dari Perusahaan dan Perbankan.” Kata H. Riadul Afkar.

Dalam sambutannya, Hj. Sensissiana menjelaskan bahwa sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak maka setiap Instansi Pemerintah khususnya Pemerintah Daerah mempunyai kewajiban untuk mewujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak.

“Ada hak yang wajib untuk dipenuhi kepada anak-anak yang dapat kita berikan secara terintegrasi antar instansi seperti hak pendidikan, hak akte lahir, hak kesehatan dan lainnya.” Kata Hj. Sensissiana
Masih menurut penjelasan Hj. Sensissiana, anak-anak adalah generasi penerus yang harus sehat, kuat dan dilindungi hak-haknya karena merekalah nantinya yang akan menjadi pemimpin. Dan untuk mewujudkan itu perlu dibuktikan dengan kegiatan-kegiatan dan program layak anak disegala lini.

“Tidak mungkin dilakukan hanya oleh pemda maka dibentuk Tim Gugus Tugas Menuju Kabupaten Layak Anak. Tugas tim ini selain melaksanakan program dan kegiatan Kabupaten Layak Anak juga harus menginput dan mengenteri data dan tentu saja harus dipertanggungjawabkan di tingkat provinsi dan nasional. Karena itu dibutuhkan komitkan semua pihak dari Pemda, Instansi Vertikal,  masyarakat untuk menyediakan secara nyata kota layak anak. Indikator-indikator itu ada di instansi bapak ibu. Maka harus disediakan pelayanan atau fasilitas yang melindungi hak anak, seperti slogan Anda Memasuki Daerah Tidak Merokok.” Tambahnya.

Selain itu Hj. Sensissiana juga menyebut tentang pentingnya fasilitas terkait layak anak seperti ruang menyusukan bayi, bukan sekadar ada ruangannya tetapi juga harus dilengkapi isi di dalamnya seperti ada tempat air cuci tangan, tempat ganti popok dan lainnya. Termasuk juga penyediaan sarana permainan di layanan publik bagi anak-anak juga perlu menjadi perhatian sebagai syarat Kabupaten/Kota Layak Anak.

“Tahun 2018 lalu Kabupaten Karimun meraih predikat sebagai Kabupaten Kota Layak Anak tingkat Pratama, dan target atau harapan saya tahun ini bisa meraih Kabbupaten/Kota Layak Anak tingkat Utama. Karena itu data-data yang tidak lengkap pada tahun sebelumnya diharapkan untuk dilengkapi pada tahun ini. Waktu pengisian formatnya yakni dari bulan februari sampai april nanti, jadi ada waktu empat bulan lagi.” Tutup Hj. Sensissiana

Sementara itu, H. Riadul Afkar selaku Kasi Bimbingan Masyarakat Islam mengatakan bahwa bahwa Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun juga turut mendukung program-program Layak Anak, seperti di Kantor KUA saat ini sudah ada yang menyediakan ruangan Ibu Menyusui, dan Insya Allah akan berusaha memenuhi indikator-indikator lainnya terkait program Layak Anak.

Comments