Kasi Bimas Islam dan Pensyar Kemenag Karimun Ikuti Rakor Urais dan Pembinaan Syariah di Batam

Karimun (Inmas) -  Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, H. Riadul Afkar dan Penyelenggara Syariah, H. Samsudin, hari ini mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Urusan Agama Islam dan Pembinaan syariah Se-Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2019 yang dilaksanakan oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau.

Kegiatan Rakor ini berlangsung dari tanggal 19 sampai 20 Februari 2019 di Wisma Kementerian Agama Batam, Jl. Engku Putri Batam Center Kota Batam.

H. Riadul Afkar yang mengikuti kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan diikuti sebanyak 20 peserta dan merupakan utusan dari Kanwil dan Kemenag Kabupaten/Kota Se-Provinsi Kepulauan Riau. Dan dari Kemenag Kabupaten Karimun wakili dua orang yakni Kasi Bimas Islam dan Penyelenggara Syariah.

“Kegiatan dibuka langsung oleh Ka. Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, bapak Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH,.MA didampingi Kabid Bimas Islam Drs. H. Afrizal.” Kata H. Riadul Afkar melalui pesan WA, Selasa (19/2/2019).

H. Riadul Afkar melaporkan bahwa dalam sambutannya Ka. Kanwil menyampaikan bahwa Kementerian Agama merupakan salah satu Kementerian yang memiliki tugas menyelenggarakan pemerintahan di bidang agama. Tugas dimaksud menjadi penting karena Kementerian Agama harus mampu berperan sebagai penjaga moral bangsa. Dan untuk meningkatkan peran tersebut diantaranya dilakukan dengan peningkatan kinerja aparatur seluruh satuan oragnisasi/kerja di lingkungan Kementerian Agama.

“Agama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia merupakan sumber nilai spritual, moral dan etik. Selain itu penghormatan dan perlindungan atas hak dan kebebasan beragama juga perlu dijunjung tinggi karena sebagai bagian dari hak asasi warga negara Indonesia.” Tambah H. Riadul Afkar.

Selain itu Ka. Kanwil Kemenag Kepri, masih berdasarkan laporan dari H. Riadul Afkar meminta agar setelah Rapat Koordinasi ini semua data terkait Urusan Agama Islam dan Penyelenggara Syariah seperti data da'i, penyuluh, paham keagamaan, masjid, imam, majelis taklim, zakat, wakaf dan lainnya sudah bisa divalidasi dan dapat dipertanggungjawabkan.

Berikut adalah beberapa isu utama terkait dengan Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah sebagaimana dilaporkan oleh H. Riadul Afkar mengutip dari narasumber kegiatan Rakor Urais dan Pembinaan Syariah tersebut.

Pertama tentang permasalahan Rukyat dan Syariah, perlunya peningkatan kualitas dan akurasi Hisab Rukyat dan peningkatan ayanan Konsultasi Syariah. 

Kedua tentang Bina Paham Keagamaan Islam perlunya peningkatan kualitas pemahaman dan pengamalan agama Islam.

Ketiga, penyelesaian Konflik Keagamaan, diperlukan dialog internal umat Islam dan pemberdayaan masyarakat atau lembaga terkait kerukunan umat dan pendampingan terhadap korban konflik keagamaan.

Keempat, permasalahan Rumah Ibadah yang bersih dan sehat, maka diperlukan upaya pembangunan dan revitalisasi Rumah Ibadah yang sesuai dengan standar kesehatan untuk mendukung Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS). 

“Selain itu perlu juga penyediaan tempat ibadah yang layak di sekolah, tempat umum dan perumahan serta adanya peningkatan kualitas kegiatan kemasjidan yang mendorong pemberdayaan umat baik dibidang kesehatan, ekonomi, kebangsaaan dan lainnya.” Tutup H. Riadul Afkar.   (zhir)

Comments