Kemenag Kabupaten Karimun Benchmarking Study Ke PTSP Kemenag Kota Batam

Karimun (Inmas) – Dua Pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun hari ini, Rabu (20/2/2019).ditugaskan untuk Benchmarking Study ke PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Kantor Kemenag Kota Batam.

Dua pegawai yang ditugaskan untuk belajar penerapan PTSP di Kemenag Kota Batam tersebut adalah Perencana Muda Kemenag Kabupaten Karimun H. Sufriadi, S.Hi dan dan Pranata Komputer Kemenag Kabupaten Karimun Ester Juwita Rosari Siahaan, S.Kom.

 “Kita tugaskan dua pegawai kita, Pak Sufriadi sebagai Perencana dan Ibu Ester sebagai Pranata Komputer untuk studi banding ke PTSP Kemenag Kota Batam ini dalam rangka mempersiapkan PTSP di Kemenag Kabupaten Karimun. Diminta kepada mereka untuk mempelajari betul apa saja yang harus dipersiapkan baik perangkat lunak maupun perangkat keras dan lainnya.” Kata Kasubbag TU, H. Kholif Ihda Rifai, Rabu (20/2/2019).

Penerapan PTSP di Kemenag Kabupaten Karimun ditargetkan sudah bisa terealisasi pada bulan April 2019 ini. Hal ini sesuai dengan arahan dari Ka. Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, H. Mukhlisuddin untuk melaksanakan intruksi dari Menteri Agama RI yang disampaikan pada pelaksanaan Rapat Kerja Nasional Kementerian Agama, dimana seluruh Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota Se-Indonesia diharuskan menyediakan fasilitas Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau PTSP.

Sementara itu H. Sufriadi saat dihubungi melalui pesan WA mengatakan selain  bertemu dengan Kasubbag TU Kemenag Kota Batam, H. Sarbaini juga menemui tim teknisi PTSP Kemenag Kota Batam, M. Syauki.

“Dari pertemuan dengan Kasubbag TU Kemenag Kota Batam, bapak Sarbaini dan Teknisi PTSP Kemenag Kota Batam, M. Syauki, dijelaskan bahwa  PTSP jika ingin diterapkan harus dilaksakan dengan komitmen yang mantap guna memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, selain harus menyiapkan kelengkapan lainnya seperti sarana dan prasarana, SOP, hardware dan software juga harus ada SDM yang fokus untuk pelaksanaan PTSP. Terkait dengan aplikasi itu harus disiapkan sesuai kebutuhan jenis pelayanan yang akan diberikan.” Jelas Sufriadi, Rabu (20/2/2019).

Sufriadi juga menjelaskan bahwa berdasarkan penjelasan dari M. Syauki, Aplikasi Haji yang sudah dijalankan oleh Kemenag Kabupaten Karimun sudah bisa dipakai sebagai awal pelayanan PTSP hanya perlu ditambah aplikasi antrian dan tambah pelayanan pembuatan rekomendasi dari Seksi Bimas Islam, Seksi Pendis dan lainnya. (zhir)

Comments