Kemenag Kabupaten Karimun Sosialisasikan Juknis BOS 2019 Pada Pondok Pesantren

Sosialisasikan Juknis BOS 2019 Pada Pondok Pesantren Darut Taufiq
Karimun (Inmas) –Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun melalui Seksi Pendidikan Islam melakukan kegiatan sosialisasi Petunjuk Teknis Pelaksanaan Bantuan BOS pada Pondok Pesantren untuk tahun 2019.

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Pondok Pesantren Darut Taufiq, Meral dan Pondok Pesantren Hidayatullah, Sememal, Senin (11/2/2019).

“Kegiatan sosialisasi dihari oleh Pimpinan Pondok, Pengurus Pondok, Ustadz/Ustadzah dan wali santri. Hal ini ini memberi pemahaman tentang ketentuan teknis pelaksanaan bantuan Dana BOS pada Pondok Pesantren.” Jelas Wibowo, staf Pendis yang melaksanakan sosialisasi.

Dana Bos Pondok Pesantren, jelas Wibowo tidak boleh digunakan sembarangan tetapi harus digunakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sebagaimana diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6931 Tahun 2018 Tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Pada Pondok Pesantren Tahun Anggaran 2019.

Penggunaan dana BOS Pondok Pesantren, jelas Wibowo lagi harus didasarkan pada kesepakatan dan keputusan bersama antara kepala pondok pesantren, Dewan Asatidz, dan pimpinan pondok pesantren.
Berikut komponen-komponen yang bisa dibiayai dari Dana BOS Pondok Pesantren seperti; Pengembangan Perpustakaan; Kegiatan dalam rangka penerimaan santri baru; Kegiatan pembelajaran dan ekstra kurikuler; Kegiatan Ulangan dan Ujian; Pembelian bahan-bahan habis pakai; Langganan daya dan jasa; Perawatan Pondok Pesantren; Pembayaran honorarium bulanan ustadz honorer dan tenaga Kependidikan honorer; Pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan; Membantu santri miskin yang belum menerima bantuan program lain seperti KIP; Pembiayaan pengelolaan BOS; Pembelian dan perawatan perangkat komputer dan Pembelian peralatan ibadah.

Untuk diketahui bahwa Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada Pondok Pesantren adalah program pemerintah untuk penyediaan pendanaan biaya operasional non personalia bagi satuan pendidikan diniyah formal, satuan pendidikan muadalah pada pondok pesantren, serta pendidikan kesetaraan pada pondok pesantren salafiyah yang diselenggarakan oleh pondok pesantren.

Adapun tujuan BOS adalah untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun yang bermutu, menuju program wajib belajar 12 tahun pada layanan Pendidikan Keagamaan Islam.

Kriteria penerima BOS Pondok Pesantren adalah Pondok Pesantren yang sudah memiliki izin operasional dan memiliki santri penerima BOS yang tidak terdaftar sebagai siswa pada sekolah atau madrasah. 

Berikut adalah nama-nama Pondok Pesantren di Kabupaten Karimun yang akan menerima Dana BOS pada tahun 2019 ini.

Tingkat Ula ada 2 Pondok Pesantren yakni Pondok Pesantren Darul Taufiq, Sungai Raya Kecamatan Meral dan Pondok Pesantren Hidayatullah, Sememal, Kecamatan Meral Barat.

Tingkat Wustha ada 4 Pondok Pesantren yakni Pondok Pesantren Darul Taufiq, Sungai Raya, Kecamatan Meral, Pondok Pesantren Hidayatullah, Sememal, Kecamatan Meral Barat. Pondok Pesantren Mutiara bangsa, Desa Parit, Kecamatan Karimun dan Pondok Pesantren Darul Mukhlasin, Desa Sawang Laut, Kundur. (zhir)

Comments