Kuota dan Besaran Insentif Guru TPQ/MDT dan Imam Hafiz Quran dari Pemerintah Provinsi Kepri Tahun 2019

Karimun (Inmas) – Pada tahun 2019 ini Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kembali akan  memberikan bantuan Insentif bagi Guru TPQ/MDT, Imam Hafizh Quran se-Provinsi Kepulauan Riau melalui Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau.

Berikut adalah Kuota dan Besaran Insentif Guru TPQ/MDT dan Imam Hafiz Quran dari Pemerintah Provinsi Kepri Tahun 2019 sebagaimana dijelaskan oleh Wibowo, staf Seksi Pendis yang mengikuti Rakor Tim Verifikasi Pemberian Insentif Guru TPQ/MDA dan Imam Hafizh Quran 2019, Kamis (14/2/2019) di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Kepri, Dompak.

“Kuota guru TPQ/MDT penerima insentif dari pemerintah Provinsi Kepri tahun anggara 2019 sebanyak 8.641 guru se-Provinsi Kepulauan Riau, dengan rincian. Kota Tanjung Pinang sebanyak 778 guru, Kota Batam 3.716 guru, Kabupaten Bintan 1.210 guru, Kabupaten Karimun sebanyak 1.555 guru, Kabupaten Natuna sebanyak 518 guru, Kabupaten Lingga sebanyak 691 guru dan Kabupaten Anambas sebanyak 173 guru.” Jelas Wibowo.

“Bagi Kabupaten/Kota yang mendapat kuotanya lebih banyak dari ketersediaan guru penerima insentif, maka sisa kuota yang tidak terpenuhi menjadi kuota provinsi selanjutnya akan didistribusikan ke Kabupaten/Kota lain sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan.”Tambahnya.

Masih menurut penjelasan Wibowo, besaran insentif bagi guru TPQ/MDT sebesar Rp. 250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah per orang per bulan selama 12 bulan dan dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sekali.

“Insentif guru TPQ/MDT ini dibayarkan per triwulan, untuk triwulan pertama dibayarkan pada bulan keempat atau bulan April 2019. Untuk triwulan kedua dibayarkan pada bulan ke tujuh yakni bulan Juli 2019. Untuk triwulan ketiga dibayarkan pada bulan  ke sepuluh yakni bulan Oktober 2019. Dan terakhir triwulan keempat dibayarkan pada bulan kedua belas, yakni Desember 2019.” jelas Wibowo.

Adapun kuota insentif bagi Imam Hafiz Quran sebanyak 70 hafiz se-Provinsi Kepulauan Riau, dengan rincian Imam Hafiz kelompok 10 Juz sebanyak 20 orang, Imam Hafiz kelompok 20 Juz sebanyak 20 orang dan Imam Hafiz kelompok 30 Juz sebanyak 30 orang. 

“Untuk Kabupaten Karimun sendiri kuota yang diberikan untuk Imam Hafiz 10 Juz sebanyak 3 orang, untuk Imam Hafiz 20 Juz sebanyak 4 orang dan Imam Hafiz 30 Juz sebanyak 8 orang.
“Prioritas usulan nama Imam Hafiz Quran yang pertama melihat lamanya bertugas sebagai imam, kedua usia dari Imam Hafiz Quran , ketiga belumpernah menerima insentif dari pihak manapun dan terakhir keempat kualitas/kemampuan Imam Hafiz Quran tersebut.

Besaran insentif yang akan diterima Imam Hafiz Quran ini dikelompokkan berdasarkan kelompok Juz, yakni Imam Hafiz Quran kelompok 10 Juz sebesar Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) per orang per bulan, kelompok 20 Juz sebesar Rp. 2.000.000,- (dua juta rupiah) per orang per bulan dan kelompok 30 Juz sebesar Rp. 2.500.000,- (dua juta lima ratus ribu rupiah) per orang per bulan.

“Berbeda dengan insentif guru TPQ/MDT, insentif Imam Hafiz Quran ini hanya untuk 10 bulan dan dibayarkan setiap 3 bulan sekali, yakni bulan April, Juli, dan Oktober 2019 dan sisanya 1 bulan akan dibayarkan pada bulan kesebelas atau buan November 2019.” Tambah Wibowo lagi.

Bagi Imam Hafiz Quran yang tidak dapat melaksanakan tugasnya karena sakit secara terus menerus dalam satu bulan atau tidak adapat melaksanakan tugasnya mulai dari awal bulan sampai ke akhir bulan sebagai Imam maka pada bulan tersebut tidak dibayarkan insentifnya. Sedangkan Imam  Hafiz Quran yang hanya dapat menjalankan tugasnya beberap bulan atau lebih dan karena sesuatu hal yang bersangkutan berhalangan tetap maka dibayarkan sebanyak bulan berjalan yang bersangkutan bekerja.

Comments