Pelaksanaan Monitoring Penyuluh Agama Islam Non PNS di Kecamatan Moro dan Durai

Karimun (Inmas) – Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun kembali melaksanakan monitoring Penyuluh Agama Islam Non PNS pada Rabu (6/2/2019) kemarin. Kali ini pelaksanaan monitoring dilaksanakan di Kecamatan Moro dan di Kecamatan Durai.

“Pelaksanaan monitoring di Kecamatan Moro dan Kecamatan Durai ini merupakan monitoring terakhir atas kinerja Penyuluh Agama Islam Non-PNS.” Kata H. Riadul Afkar, Kasi Bimas Islam (7/2/2019).

Sebelumnya pelaksanaan monitoring PAI-Non PNS sudah dilaksanakan di kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Karimun mulai dari Kecamatan Karimun, Meral, Meral Barat, Tebing, Kundur, Kundur Barat, Kundur Utara, Buru, Ungar dan Belat.

Tujuan dari monitoring ini jelas H. Riadul Afkar adalah untuk mengevaluasi kinerja para penyuluh. Jika ditemukan Penyuluh Agama Non-PNS yang dianggap tidak mampu melaksanakan tugasnya dengan baik maka akan dilakukan pergantian antar waktu (PAW) sesuai ketentuan yang berlaku.

Saat  ini jumlah Penyuluh Agama Non-PNS di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun berjumlah 87 orang dari semula 89 orang. Dua orang menyatakan mengundurkan diri sebagai Penyuluh Agama Non-PNS pada tahun lalu dan akan  dilakukan seleksi yahun 2019 ini untuk merekrut 2 penyuluh yang berhenti tersebut.

“Selain itu kita juga akan melakukan pemantauan terhadap keterlibatan penyuluh agama baik yang PNS maupun yang Non-PNS, apakah mereka ada terlibat dalam gerakan radikalisme, hoax atau ujaran kebencian. Jika ditemukan maka akan dikenai tindakan tegas.” Tambah H. Riadul Afkar.
 (zhir)

Comments