Pemeriksaan Kesehatan Haji Tahap II Bagi JCH Kec. Tebing dan Meral Barat Tahun 1440 H/2019 M

Karimun (Inmas) – Pagi ini, Rabu (19/2/2019) Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun kembali melakukan pendampingan pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Haji Tahap Kedua bagi JCH Kabupaten Karimun yang akan berangkat pada tahun 1440 H/2019 M ini.

Pada hari ini, merupakan jadwal Pemeriksaan Kesehatan Haji Tahap Kedua bagi JCH dari Kecamatan Tebing dan Kecamatan Meral Barat sebanyak 27 Jamaah. Pemeriksaan berlangsung dari pukul 08.00 WIB sampai selesai bertempat di RSUD H. Muhammad Sani Kabupaten Karimun. 

Pemeriksaan Kesehatan Haji Tahap Kedua ini meliputi pemeriksaan Rontgen, EKG  bagi yg belum., pemeriksaan Fungsi Hati dan Fungsi Ginjal serta pemeriksaan yang lainnya bila diperlukan atas permintaan dokter dan pemeriksaan tahap kedua ini setiap JCH akan dikenai biaya sebesar Rp. 250.000,- (dua ratus lima puluh ribu) per jamaah.

Sebelumnya sudah dilakukan pemeriksaan Kesehatan JCH Tahap II kepada JCH dari Kecamatan Karimun sebanyak 35 jamaah, Senin (18/2/2019) dan JCH dari Kecamatan Meral sebanyak 33 jamaah, Selasa (19/2/2019). 

“Pada hari ini kita kembali melakukan pendampingan pemeriksaan kesehatan tahap kedua kepada JCH dari Kecamatan Tebing dan Meral Barat sebanyak 27 jamaah.” Ujar H. Endang Sry Wahyu, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Rabu (20/2/2019).

Pemeriksaan selanjutnya adalah bagi JCH dari Kecamatan Kundur sebanyak 25 Jamaah pada hari Kamis besok, 21 Februari 2019. 

“Terakhir adalah pemeriksaan kesehatan bagi JCH dari Kecamatan Kundur Barat, Kundur Utara, Durai, Moro, Belat dan Ungar sebanyak 20 Jamaah yang akan dilaksanakan pada hari Jumat, 22 Februari 2019 mendatang.” Tambah H. Endang.

JCH yang akan melakukan pemeriksaan tahap kedua ini diharuskan datang tepat waktu karena lamanya waktu pemeriksaan yang dimulai dari jam 08.00 WIB dan harus berpuasa dari jam 22.00 WIB malam sampai pegambilan sampel darah di pagi harinya. 

“Semua JCH harus mengikuti seluruh proses pemeriksaan kesehatan tahap kedua ini, karena hal itu merupakan salah satu ketentuan yang harus diikuti JCH sebelum melaksanakan ibadah haji di tanah suci Makkah. Melalui pemeriksaan kesehatan ini, kami akan mengetahui dengan jelas, siapa saja JCH yang istito’ah, perlu pendampingan atau tidak istitoah,” Tutup H. Endang. (-zhir)

Comments