Penggunaan Dana BOS Pondok Pesantren Harus Sesuai Ketentuan Yang Berlaku.

Wibowo, Tim Pengelola Dana BOS Ponpes di Kantor Kemenag Kabupaten Karimun
Karimun (Inmas) -  Dana Bos Pondok Pesantren tidak boleh digunakan sembarangan tetapi harus digunakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sebagaimana diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6931 Tahun 2018 Tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Pada Pondok Pesantren Tahun Anggaran 2019. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Wibowo, Tim Pengelola Dana BOS Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun.

“Penggunaan dana BOS pada Pondok Pesantren harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yakni sebagaimana diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6931 Tahun 2018 Tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Pada Pondok Pesantren Tahun Anggaran 2019.” Ungkap Wibowo, Jumat (1/2/2019).

Penggunaan dana BOS Pondok Pesantren, jelas Wibowo lagi harus didasarkan pada kesepakatan dan keputusan bersama antara kepala pondok pesantren, Dewan Asatidz, dan pimpinan pondok pesantren.
Untuk apa saja Dana BOS Pondok Pesantren dapat digunakan ? berikut komponen-komponen yang bisa dibiayai dari Dana BOS Pondok Pesantren. 

1.    Pengembangan Perpustakaan
2.    Kegiatan dalam rangka penerimaan santri baru
3.    Kegiatan pembelajaran dan ekstra kurikuler
4.    Kegiatan Ulangan dan Ujian
5.    Pembelian bahan-bahan habis pakai
6.    Langganan daya dan jasa
7.    Perawatan Pondok Pesantren
8.    Pembayaran honorarium bulanan ustadz honorer dan tenaga Kependidikan honorer.
9.    Pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan
10.    Membantu santri miskin yang belum menerima bantuan program lain seperti KIP
11.    Pembiayaan pengelolaan BOS
12.    Pembelian dan perawatan perangkat komputer
13.    Pembelian peralatan ibadah

“Penggunaan Dana BOS pada Pondok Pesantren bisa digunakan untuk biaya lainnya seperti untuk pembelian alat peraga atau media pembelajaran, Mesin ketik, Peralatan UKS, Pembelian meja dan kursi jika meja dan kursi yang ada sudah rusak berat atau tidak layak pakai, pengadaan perangkat CBT/jaringan komputer terkait UNBK, dengan ketentuan jika seluruh komponen 1 sampai 13 telah terpenuhi sesuai kebutuhan pendanaannya dari dana BOS.” Jelas Wibowo lagi. – (zhir)

Comments