Wibowo Jelaskan Mekanisme Pengusulan Insentif Guru TPQ/MDT Kepada Pengurus BMPG-TPQ dan FKDT Karimun

Karimun (Inmas) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun melalui staf Seksi Pendidikan Islam, Wibowo, Jumat (15/2/2019) melakukan pertemuan dengan Pengurus BMPG-TPQ dan FKDT Kabupaten Karimun, pertemuan ini untuk menyampaikan mekanisme dan syarat yang harus dipenuhi untuk pengajuan Insentif Guru TPQ/MDA dari Provinsi Kepri tahun 2019.

“Mekanismenya pertama masing-masing TPQ/MDT dan Pengurus Masjid memberikan data guru TPQ/MDT dan Imam Hafiz sesuai format yang telah ditetapkan kepada Tim Verifikasi/Tenaga Pendukung Kabupaten. Selanjutnya Tim Verifikasi/Tenaga Pendukung Kabupaten merekap usulan data yang masuk dari lembaga TPQ/MDT dan Pengurus Masjid.” Jelas Wibowo.

Selanjutnya Tim Verifikasi/Tenaga Pendukung Kabupaten mengirim data Guru TPQ/MDT dam Imam Hafiz Quran kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun untuk menjadi bahan usulan permintaan insentif kepada Gubernur.

“Selanjutnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten berdasarkan data dari Tim Verifikasi/Tenaga Pendukung Kabupaten mengusulkan nama-nama Guru TPQ/MDT dam Imam Hafiz Quran kepada Gubernur Kepulauan Riau melalui Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau.” Tambah Wibowo.

Tahap selanjutnya, Tim Verifikasi Provinsi bersama Tim Administrasi Provinsi mempelajari usulan nama-nama Guru TPQ/MDT dam Imam Hafiz Quran dari masing-masing Kabupaten/Kota beserta kelengkapan atau lampiran usulan. Apabila belum lengkap Tim Verifikasi Provinsi melakukan koordinasi dengan Tim Verifikasi Kabupaten.

“Setelah dinyatakan lengkap Tim Verifikasi Provinsi mengusulkan draft Keputusan Gubernur tentang Nama-Nama Guru TPQ/MDT dam Imam Hafiz Quran Penerima Insentif Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2019.” Lanjut Wibowo.

Untuk diketahui, Tim Verifikasi /Tenaga Pendukung Kabupaten/Kota adalah Tim yang ditetapkan oleh Gubernur Kepri terdiri dari unsur Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, Bagian Kesra Setda Kabupaten/Kota, Bagian Hukum Setda Kabupaten/Kota, Inspektorat Daerah Kabupaten/Kota, Forum TPQ/MDT Kabupaten/kota dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten/Kota. Yang bertugas untuk membantu proses pelaksanaan penyaluran bantuan Insentif Guru TPQ/MDT dam Imam Hafiz Quran dari Pemerintah Provinsi Kepri tahun 2019.

“Kabupaten Karimun mendapat kuota insentif guru TPQ/MDT sebanyak 1.555 guru, adapun syarat-syarat yang harus dipenuhi pertama adalah yang berhak diusulkan itu guru TPQ/MDT baik laki-laki maupun perempuan yang masih aktif sebagai guru/pembimbing dan melakukan tugas Kegiatan Belajar Mengajar di TPQ/MDT dalam wilayah Kabupaten/Kota Provinsi Kepri. Kedua, Guru TPQ/MDT yang bersangkutan terdaftar di Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Ketiga, Lembaga TPQ/MDT tempat guru mengajar tersebut memiliki Izin Operasional dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun, Keempat, sudah menjadi guru TPQ/MDT minimal 1 (satu) tahun yang dibuktikan dengan Keputusan Kepala TPQ/MDT bersangkutan. Kelima, Guru tersebut tidak sedang diberhentikan atas permintaan sendiri atau karena tindakan hukum atau meninggal atau sakit yang cukup lama sehingga tidak dapat melaksanakan tugas sebagai Guru  TPQ/MDT. Keenam, pendidikan guru TPQ/MDT diutamakan SLTA ke atas atau sederajat. Bagi guru TPQ/MDT yang pendidikan dibawah SLTA/sederajat dan memiliki skill/keterampilan sesuai yang dibutuhkan tetap dapat diusulkan sebagai penerima insentif dengan syarat harus memiliki sertifikat kelayakan yang dikeluarkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun. Dan terakhir, syaratnya adalah nama-nama Guru TPQ penerima insentif merupakan usulan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun kepada Gubernur Provinsi Kepulauan Riau.” Jelas Wibowo panjang lebar kepada Pengurus BMPG-TPQ dan FKDT Kabupaten Karimun.

Dari Pengurus BMPG-TPQ Kabupaten Karimun dihadiri oleh Zaini dan dari FKDT Kabupaten Karimun diwakili oleh Ibu Ema.

Comments