H. Jamzuri Sampaikan Berita Duka Meninggalnya Orang Tua dari Bendahara Kemenag Karimun

Karimun (Inmas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun H. Jamzuri memimpin apel pagi, Jumat (8/3/2019) pada kesempatan tersebut ia menyampaikan berita duka yakni wafatnya ibu dari orang tua Heriyanto dan Aida pegawai di lingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Karimun.

“Innalillahi wa inna ilaihi roji'un, kita berduka atas wafatnya ibunda dari pak Heriyanto bendahara kita yang juga ibu dari Aida staf KUA Kecamatan Kundur di Tg. Batu Kundur, teriring doa semoga beliau khusnul khotimah, dosa-dosanya diampuni dan diterima amal kebaikannya...dan ditempatkan di tempat yang mulia disisi Allah SWT. serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran...aamiin.” Kata H. Jamzuri memulai.

Dan rencananya Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Karimun bersama sejumlah pejabat akan langsung berangkat ke Tanjung Batu untuk melakukan Ta’ziah ke rumah duka Heriyanto.

“Bagi yang berkesempatan untuk ikut takziah ke Tanjung Batu, pagi nanti sekitar pukul 10, kita berangkat ke Tanjung Batu.” Tambahnya.

Pada kesempatan apel pagi tersebut H. Jamzuri juga sempat menyinggung tentang DIPA yang masih dalam kondisi Bintang atau Diblokir, namun meminta pegawai yang menangani bagian pengadaan agar mempersiapkan semua berkas atau dokumen yang perlu disiapkan dari sekarang.

“Meski Dipa masih dibintang, namun saya minta terkait dokumen-dokumen yang bisa dipersiapkan dari sekarang terkait dengan pengadaan agar dipersiapkan dari sekarang sehingga april nanti bisa aksen setelah bintang turun.” Pinta H. Jamzuri.

Selain itu, H. Jamzuri juga meminta kepada Pramubakti untuk terus menyiram tanaman dan bunga dikarenakan musim kemarau yang cukup panas karena dilihatnya ada satu pohon yang sudah kering di depan Kantor Kemenag Kabupaten Karimun.

“Saya minta kepada pramubakti untuk terus menyiram pohon, tanaman dan bunga selama musim kemarau ini baik pagi dan sore, jangan sampai ada tanaman, pohon dan bunga yang mati, lihat pohon yang di depan itu tampak sudah mulai mengering karena panas di musim kemarau ini.” Pinta lagi.

Dan ia juga menyampaikan bahwa ada permintaan dari Bupati Karimun agar dibuat himbauan kepada masjid-masjid untuk melakukan Shalat Istisqo (shalat minta turun hujan) karena sudah hampir satu bulan ini intensitas hujan menurun di Kabupaten Karimun dan cuaca terasa panas dan musim kemarau  ini diprakirakan hingga bulan Maret nanti. (zhir)

Comments