H. Kholif Ihda Rifai Sampaikan Materi Peran Kementerian Agama Dalam Mencegah Bahaya Narkoba

Karimun (Inmas) – Kasubbag TU H. Kholif Ihda Rifai menyampaikan materi tentang  Bahaya Narkoba dari sudut pandang Agama Islam. Hal ini disampaikannya saat menjadi narasumber pada kegiatan Perlindungan dan Pencegahan Bahaya Narkoba bagi Anak dan Remaja Se-Kabupaten Karimun yang dilaksanakan di Kecamatan Moro, Kamis (18/4/2019)

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana, Pemerintah Kbupaten Karimun dan diikuti sebanyak 50 peserta.

Dalam penyampaiannya, H. Kholif Ihda Rifai yang juga Ketua MUI Kabupaten Karimun menyampaikan bahwa Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat berbahaya. 

“Ada dua langkah strategis yang dilakukan Kemenag untuk memerangi penyalahgunaan narkoba di yang tetap marak di masyarakat adalah dengan tindakan preventif dan kuratif. Preventif artinya turut serta bersama dengan semua pihak dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkoba. Sedangkan upaya Kuratif artinya ada beberapa pesantren yang menjadi pusat rehabilitasi bagi pecandu narkoba.” Terangnya.

Dalam Agama Islam, jelas H. Kholif Ihda Rifai lagi sudah mengingatkan kepada umat Islam untuk tidak menjatuhkan diri kedalam kebinasaaan sebagaimana Firman Allah SWT surat Al-Baqarah ayat 195.

“Narkoba juga bisa membunuh bagi pecandunya dan itu dilarang dalam agama Islam sebagaimana Firman Allah SWT dalam surat An-Nisa 29: Dan janganlah kamu membunuh dirimu, sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.” Katanya  lagi.

Sebagai Ketua MUI Kabupaten Karimun, H. Kholif juga menjelaskan bahwa sudah ada FATWA MUI tentang Narkoba ini yakni Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 Tentang Hukuman Bagi Produsen, Bandar, Pengedar, Dan Penyalah Guna Narkoba, serta dukungan MUI hukuman mati bagi Bandar Narkoba.

Berikut adalah upaya Kementerian Agama dalam upaya turut serta dalam mencegah bahaya narkoba, sebagaimana disampaikan oleh H. Kholif Ihda Rifai.
  1. Melaksanakan Nota Kesepahaman Antara BNN dengan Kementerian Agama
  2. Membentuk Tim Cyber Anti Narkoba dan Radikalisme
  3. Surat Edaran Tentang Pencegahan Bahaya Narkoba ke Seluruh Satker Kementerian Agama
  4. Melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya Narkoba di lingkungan Kementerian Agama (Pegawai, guru dan siswa Madrasah)
  5. Bersama Tokoh Agama dalam upaya Pencegahan bahaya Narkoba,
  6. Meningkatkan Peran KUA dan Penyuluh Agama dalam kampanye bahaya Narkoba,
  7. Melibatkan Pondok Pesantren, Majelis  Taklim, Madrasah Diniyah dan TPQ dalam kampanye bahaya Narkoba
  8. Perlunya menyiapkan Naskah Khutbah Jumat bersama tentang Bahaya Narkoba 
“Jika hendak membangun rumah, Kuat-kuatkan pondasinya, Jika hendak terhindar dari narkoba, Kuat-kuatkan iman dan taqwa.” Tutup H. Kholif dengan sebait pantun. (zhir)

Comments