Ka. Kantor Kemenag Kab. Karimun H. Jamzuri Hadiri Acara Rakor Lintas Sektoral KUA Kecamatan Ungar

Karimun (Inmas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun, pagi tadi, Kamis (12/4/2019) menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang dilaksanakan oleh KUA Kecamatan Ungar.

Acara diadakan di Gedung Sekolah MIS Baitul Mubin, Ungar yang dihadiri Camat Ungar, KUA Kecamatan Ungar, Babinsa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Penyuluh Agama Islam.
Di awal sambutannya, H. Jamzuri menyempatkan memperkenal dirinya dan menceritakan bahwa ia termasuk pegawai pertama di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun saat berdirinya.

“Saya sudah mulai bertuugas di Kabupaten karimun sejak 2001, dan sudah menduduki semua jabatan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun, mulai dari Kepala Seksi hingga menjadi Kasubbag TU dan akhirnya diberi amanah sebagai Kepala Kementerian Agama Kabupaten Karimun pada tanggal 4 Maret 2019 lalu.” Ungkap H. Jamzuri.

Selanjutkannya ia menyampaikan bahwa Kementerian Agama saat ini memiliki 3 Mantra dalam membangun moderasi beragama di Indonesia. Dan ketiga Mantra tersebut  menjadi prioritas Kementerian Agama pada tahun 2019.

“Jadi mantra Kementerian Agama pada tahun 2019 ini yang pertama adalah mantra ‘moderasi beragama’, artinya apa?, kita tidak boleh terlalu kekanan atau terlalu kekiri, tapi ditengah-tengah, ummatan wasatan, jadi tidak boleh ekstrim kanan, tidak boleh ekstrim kiri. Ekstrim kanan itu ya mungkin terlalu keras dan kalau ekstrim kiri terlalu bebas. Tugas kami adalah meluruskan, sehingga posisi kami berada ditengah-tengah, yang istilahnya moderasi beragama, yang dalam agama disebut ummatan wasathan.” Jelas H. Jamzuri.

“Kemudian mantra kedua adalah kebersamaan karena itu tagline Kementerian Agama pada tahun 2019 ini adalah Moderasi untuk Kebersamaan Umat”. Tambah H. Jamzuri lagi.

“Dan mantra yang ketiga adalah integrasi data. Dengan integrasi data, diharapkan kita bisa membangun data yang terintegrasi. Karena itu Kementerian Agama tahun 2019 ini mencanangkan integrasi data yang diintegrasikan sehingga pengambilan keputusannya menjadi lebih mudah, data TQ, data DTA, data podok pesantren, data guru madrasah dan tenaga kependidikan ini semua harus diintegrasikan.,”Kata H. Jamzuri lagi.

Selanjutnya, H. Jamzuri menjelaskan bahwa Kementerian Agama merupakan leading sektor dalam pembinaan keagamaan dimana Misi pertama Kementerian Agama Kabupaten Karimun adalah peningkatan pemahaman dan pengamalan agama, dan dalam hal peningkatan pemahaman ini adalah tugas bersama, disitu ada guru agama, guru TPQ, guru DTA, ustadz ustadzah Pondok Pesantren, guru madrasah dalam mengajar siswa dan santrinya . 

Dan yang terpenting, masih menurut H. Jamzuri, bukan sekedar memberikan pemahaman tentang agama tetapi juga yang terpenting adalah pengamalan agamanya, mulai dari ibadah shalatnya, puasanya, dan ibadah-ibadah lainnya.

“Pengamalan agama ini tidak hanya dibatasi pada ibadah mahdhoh saja tetapi juga ibadah muamalahnya, bagaimana hubungan sosial, hubungan bermasyarakat kita dengan umat lainnya. Jadi harus ada hubungan yang baik antar umat antar beragama juga hubungan baik antara inter umat beragama, sehingga terjalin hubungan masyarakat yang harmonis, yang saling menghormati dan saling menghargai, yang lebih dikenal dengan istilah saling toleransi. Ini yang harus kita bina.” Pinta H. Jamzuri lagi. (zhir)

Comments