Kegiatan Silaturrahmi Akbar Keluarga Besar Kementerian Agama Karimun Se-Pulau Kundur

Karimun (Inmas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun pagi tadi, Sabtu (20/4/2019) menggelar kegiatan Silaturrahmi Akbar Keluarga Besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun Se-Pulau Kundur.

Kegiatan Silaturrahmi Akbar dilaksanakan di Aula IPHI Kecamatan Kundur dan dihadiri kurang lebih 100 orang. Kegiatan disejalankan dengan Peringatan Isra’ dan Mi’raj Rasulullah SAW dan Doa menyambut Ramadhan 1440 H.

Dalam laporannya, Hj. Siti Syarifah selaku Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan bahwa tujuan dari pelaksanaan kegiatan Silaturrahmi Akbar ini untuk mempererat tali silaturrahmi antara Keluarga Besar Kantor Kementerian Agama  Kabupaten Karimun.

“Tujuan pertama kegiatan Silaturrahmi Akbar ini adalah untuk mempererat tali silaturrahmi diantara kita sebagai sebuah Keluarga Besar dari Kantor Kementerian Agama  Kabupaten Karimun. Dan disejalankan dengan peringatan Isra dan Mikraj Nabi Muhamad SAW, dan menyambut bulan suci Ramadhan 1440 H” Kata Hj. Syarifah

Tampak hadir dalam kegiatan Silaturrahmi Akbar ini Kabag TU Kanwil Provisi Kepri,H. Abu Sofyan dan Kasi Kesiswaan Kanwil,Camat Kundur, Kasi Bimas Islam H. Riadul Afkar, Kepala Sekolah dan Madrasah Se-pulau Kundur, Ketua MUI Kec. Kundur, Ketua IPHI Kecamatan Kundur, Penyuluh Agama Islam Non-PNS, Ketua KKG PAI, MGMP PAI, Ketua BMPG-TPQ, Ketua KKDTA, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan Madrasah se-Pulau Kundur dan semua pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun yang ada di Pulau Kundur.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun H. Jamzuri, dimana dalam sambutannya H. Jamzuri juga meminta kepada seluruh Keluarga Besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun se-Pulau Kundur untuk bersama-sama mewujudkan 3 mantra Kementerian Agama Tahun 2019, yakni Moderasi Beragama, Kebersamaan dan Integrasi Data.

Mantra pertama adalah Moderasi Beragama, ini harus sebagai acuan dan panduan para guru dan pendidik di semua tingkat madrasah, serta guru Pendidikan Agama Islam, dan ustadz-ustadzah di Pondok Pesantren. Maksud dari Moderasi Beragama adalah dalam beragama jangan terlalu ektrim ke kiri dan jangan terlalu ekstrim ke kanan, tapi ajaran agama yang wasatan, yang moderat, yang ditengah-tengah. Kalau ekstrim kiri bisa membawa kita kepada paham ekstrimis atau radikalisme dan jika terlalu ekstrim kanan akan mengarahkan kita menjadi liberal. Kedua-duanya tidak baik, karena kita hidup di indonesia yang berlandaskan kepada UUD 1945 dan Pancasila.

“Inilah yang harus disampaikan oleh semua guru agama kita sampaikan kepada siswanya begitu juga oleh para penyuluh agama. Demi terciptanya kedamaian di negeri yang kita cintai ini.” Tegasnya.
Mantra Kementerian Agama tahun 2019 yang kedua, masih menurut penjelasan dari H. Jamzuri adalah  Kebersamaan. Dimana dengan kebersamaan inilah maka yang sulit akan menjadi mudah, yang berat akan terasa ringan dan yang jauh akan terasa dekat.

 “Melalui kegiatan Silaturrahmi Akbar ini merupakan upaya untuk mewujudkan mantra kedua, yakni Kebersamaan, karena dapat memperkuat Ukhuwah Islamiyah, mempererat persatuan dan kesatuan serta dengan silatutrahmi ini akan membuat kita semakin kuat. Sehingga kita dapat mewujudkan visi dan misi Kementerian Agama secara bersama-sama, ibarat sapu lidi yang mampu menyapu semua sampah yang ada didepannya dan ibarat satu tubuh jika ada yang terluka dan sakit maka seluruh anggota tubuh ikut merasakan sakitnya.” Tegasnya.

Dan matra ketiga adalah integrasi data. H. Jamzuri meminta seluruh jajaran pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun perlu mengetahui dan memahami tentang pentingnya Data ini karena Data adalah sebagai bahan penentu kebijakan. 

Usai sambutan dari H. Jamzuri, kegiatan Silaturrahmi Akbar dilanjutkan dengan ceramah agama sekaligus doa bersama yang disampaikan oleh ustadz Mimtahul Mubin. (zhir)




Comments