Kemenag Karimun Beri Pembekalan Karu dan Karom JCH Kabupaten Karimun 1440 H/2019 M

Karimun (Inmas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun melalui Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah pagi ini, Rabu (10/7/2019)  memberikan pembekalan kepada Karu (Ketua Regu) dan Karom (Ketua Rombongan) bagi JCH Kabupaten Karimun yang akan berangkat pada tahun 1440 H/2019 M ini.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun H. Jamzuri bertempat di ruang pertemuan FKUB Kabupaten Karimun dan diikuti sebanyak 19 peserta terdiri atas 4 Karom dan 15 Karu.

Dalam sambutannya H. Jamzuri menyampaikan harapannya agar semua Karu dan Karom dapat membantu pelaksanaan teknis pelaksanaan ibadah haji selama di tanah suci nantinya.

“Karena Karu dan Karom ini sebagai perpanjangan tangan atau asisten perangkat kloter.” Terang H. Jamzuri. 

Perangkat Kloter (Kelompok Terbang) terdiri atas Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD), Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD).

Selanjutnya H. Jamzuri menjelaskan bahwa karena hanya ada lima orang petugas maka mereka tidak akan mampu melaksanakan tugas dengan baik tanpa dibantu oleh Karu dan Karom dalam pelaksanaan kegiatan yang sehari-hari, baik yang menyangkut masalah kegiatan rutin maupun yang menyangkut masalah kegiatan ibadah. Oleh karenanya kepada Karu dan Karom ini semua diberikan pembakalan agar nantinya dapat melaksanakan tugas dan mengemban amanah ini dengan baik.

“Kami selaku Kepala Kantor Kementerian Agama menitip pesan dan harapan kepada bapak dan saudara-saudara yang sudah ditunjuk menjadi Karu dan Karom  untuk dapat membantu para petugas. Harapan kita semua mudah-mudahan dengan kita saling membantu, saling gotong royong, mudah-mudahan semua tugas atau kegiatan disana dapat berjalan sebagaimana yang kita harapkan.” Tambahnya.

Ia juga mengingatkan kepada Karu dan Karom untuk benar-benar memperhatikan jemaahnya untuk memastikan terpenuhinya semua rukun dan wajib haji agar jangan sampai ada jemaah yang tertinggal rukun dan wajib hajinya, khususnya untuk kegiatan ibadah yang bersifat berombongan.

“Jadi mohon senantiasa dipantau setiap selesai melaksanakan kegiatan yang bersifat rombongan seperti Tawaf, Sai dan melempar jumrah. Siapa tahu ada sebagian jemaah kita yang pemahaman manasiknya masih kurang apalagi kesehatannya kurang mendukung dan juga usianya sudah lanjut ini mungkin perlu menjadi perhatian kita bersama.” Tambahnya.

Kegiatan pembinaan Karu dan Karom ini hanya berlangsung satu hari dan diisi dengan 2 pemateri yakni Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun H. Jamzuri yang menyampaikan materi tentang Masalah Kontemporer Haji dan Pengenalan Lapangan di Arab Saudi dan Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, H. Endang Sry Wahyu yang menyampaikan materi tentang Tugas dan Fungsi Karu dan Karom. (zhir)

Reporter/Penulis: Muntazhir
Editor: Hatiman

Comments