Ka. Kemenag Karimun Sampaikan Peran Kemenag Dalam Mencegah Narkoba di Madrasah

Karimun (Inmas) -  Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun H. Jamzuri, Senin kemarin (3/2/2020), Karimun menyampaikan tentang Peran Kementerian Agama dalam Upaya Mencegah Bahaya Narkoba di lingkungan Madrasah.

Hal tersebut disampaikannya pada kegiatan Rapat Kerja Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba di Lingkungan Pendidikan yang dilaksanakan oleh BNN Kabupaten Karimun di Hotel Maximillian.

"Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat berbahaya. Selain narkoba, istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif." jelas H. Jamzuri.

Dampak negatif dari penggunaan narkoba, jelas H. Jamzuri lagi diantaranya adalah rusaknya anggota tubuh, perubahan sikap dan mental, hancurnya masa depan, bisa menjerumuskan kepada tindakan kriminal, bisa dipidana penjara hingga vonis mati dan kematian akibat overdosis.

"Agama Islam jelas melarang segala sesuatu yang bisa mendatangkan kemudharatan, begitu juga dengan narkoba dalam Surat Al-Baqarah ayat 195, Allah SWT berfirman Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan." jelas H. Jamzuri.

Dan langkah terbaik untuk memerangi penyalahgunaan Narkoba adalah tindakan Preventif atau pencegahan, tambah H. Jamzuri.

"Sebagaimana peribahasa yang mengatakan bahwa mencegah itu lebih baik dari mengobati. Jadi segala cara dan upaya pencegahan bahaya narkoba ini harus kita cegah bersama-sama mulai dari diri sendiri, keluarga, sekolah dan masyarakat. Karena jika sudah menjadi pencandu narkoba sangat sulit sekali mengobatinya, bahkan sering kita dengar mereka yang sudah dinyatakan sembuh dari kecanduan narkoba tetapi kemudian hari kembali lagi mengkonsumsi barang tersebut." tambah H. Jamzuri.

Pada kesempatan tersebut H. Jamzuri juga menyampaikan tentang Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 Tentang Hukuman Bagi Produsen, Bandar, Pengedar, Dan Penyalah Guna Narkoba dan Fatwa MUI tahun 1976 tentang Penyalahgunaan Narkotika, Penyalahgunaan Ecstasy dan Zat-Zat Jenis Lainnya.

Dan berikut diantara upaya Kementerian Agama dalam upaya turut serta dalam upaya pencegahan bahaya narkoba sebagaimana disampaikan oleh H. Jamzuri.
  1. Membentuk Tim Cyber Anti Narkoba dan Radikalisme
  2. Menyampaikan Surat Edaran Tentang Pencegahan Bahaya Narkoba ke Seluruh Satker/Unit Kerja Kementerian Agama 
  3. Melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya Narkoba di lingkungan Kementerian Agama (Pegawai, guru dan siswa Madrasah mulai dari tingkat MI, MTs dan MA) 
  4. Meningkatkan Peran KUA dan Penyuluh Agama dalam kampanye bahaya Narkoba,
  5. Melibatkan lembaga pendidikan keagamaan seperti Pondok Pesantren, Majelis  Taklim, Madrasah Diniyah dan TPQ dalam kampanye bahaya Narkoba 
(Pranata Humas: Muntazhir)




Comments