Menag dan Pimpinan Ormas Islam Bahas Sinergi Pembangunan Bidang Keagamaan

Menag Fachrul Razi Bertemu dengan Lembaga Persaudaraan Ormas Islam (foto: Rikie)
Jakarta (Kemenag) – Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menerima kunjungan 14 pimpinan Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam yang tergabung dalam Lembaga Persaudaraan Ormas Islam (LPOI) di Kantor Kementerian Agama Jl. Lapangan Banteng Barat, Jakarta, Kamis (30/07).
Di hadapan pimpinan Ormas Islam, Menag mengajak untuk bersama-sama membangun Islam yang ramah, saling menghargai dan menghormati, serta Islam yang rahmatan lil alamin. “Kita harus sama-sama membangun Islam yang rahmatan lil alamin, yang saling menghargai,” ajak Menag.
Dalam konteks bangsa, Menag juga mengingatkan bahwa umat Islam sebagai mayoritas penduduk, memiliki peran dan tanggung jawab besar untuk menjaga nama baik Indonesia.
Hadir mendampingi Menag, Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, Direktur Penerangan Agama Islam Juraidi, dan Kabag TU Pimpinan Khoirul Huda Basyir.
Selanjutnya, Menag menyampaikan beberapa program yang tengah dikembangkan oleh Kementerian Agama terkait pendidikan di madrasah dan pesantren, jaminan produk halal, bantuan guru-guru madrasah, termasuk program moderasi beragama.
Menag juga mengapresiasi keterlibatan Ormas Islam dalam mensukseskan program dan kebijakan Kementerian Agama. Menurutnya, program dan kebijakan Kementerian Agama dapat berjalan dengan baik, salah satunya karena banyak didukung oleh Ormas Islam.
“Saya senang, Ormas Islam dan Kementerian Agama punya pemahaman yang sama dalam pengembangan umat beragama,” kata Menag.
Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin mengaku, bahwa Ormas Islam mempunyai peran yang sangat strategis untuk bersama-sama membangun umat dalam bidang keagamaan.
“Bapak/Ibu akan kami undang kembali dalam pertemuan yang lebih teknis,” tandas Kamaruddin.
14 Ormas yang tergabung dalam LPOI adalah Nahdlatul Ulama (NU), Mathlaul Anwar, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Ikatan Dai Indonesia (Ikadi), Persatuan Tarbiyah Islamiyah, Al Washliyah, Persatuan Umat Islam (PUI), Nahdlatul Wathan, Persatuan Islam (Persis), Syarikat Islam Indonesia, Al Irsyad Al Islamiyah, Ittihadiyah, dan Az Zikra, dan Himpunan Bina Muallaf Indonesia (HBMI).

Comments