KKM MTs Kabupaten Karimun Gelar Sosialiasi KTSP di MTs Al Hikmah – Durai.


Karimun (Inmas) – Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTs Se-Kabupaten Karimun mengadakan kegiatan sosialisasi KTSP selama 2 hari, tanggal 15 dan  16 September 2020 di MTs Al Hikmah – Durai. Selain diikuti seluruh Kepala MTs beserta wakil Se-Kabupaten Karimun, turut hadir pula Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Karimun, Pengawas Madrasah, dan Ketua KKM.

 

Kepala Kantor Kemenag  Kabupaten Karimun, H. Jamzuri dalam kesempatan tersebut meminta kepada MTs Al Hikmah untuk senantiasa aktif dalam berbagai kegiatan yang menyangkut kemajuan madrasah.

 

“MTs Al Hikmah salah satu MTs yang letaknya paling ujung di Kabupaten Karimun  dan termasuk salah satu MTs yang mendapat perhatian khusus. Operator madrasah harus proaktif sehingga data-data semuanya tidak ada yg terlambat. Kepala madrasah juga harus lebih semangat agar kedepan madrasah Al-Hikmah bisa lebih maju.” Harap H. Jamzuri.

 

Sementara itu, Pengawas Madrasah Tsanawiyah, Syukriadi,S.Ag. dalam kegiatan tersebut memaparkan tentang Petunjuk Teknis Penyusunan Dan Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Madrasah Tsanawiyah.

 

“Berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 184 Tahun 2019 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada Madrasah menjelaskan bahwa satuan  pendidikan dapat melakukan inovasi dan pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) sesuai kebutuhan peserta didik, akademik, sosial budaya dan kebutuhan madrasah. Inovasi dan pengembangan KTSP meliputi struktur kurikulum, beban belajar, desain pembelajaran, muatan lokal dan ekstrakurikuler. Dengan demikian satuan pendidikan dapat melakukan terobosan-terobosan dalam penyelenggaraan pendidikan dengan melakukan inovasi dalam implementasi pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan madrasahnya. Karena disusun dan dilaksanakan oleh satuan pendidikan,  maka  disebut dengan istilah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan atau disingkat KTSP.” Jelas Syukriadi.

 

Selanjutnya Syukriadi menjelaskan bahwa tujuan dari KTSP itua dalah untuk memandirikan dan memberdayakan satuan pendidikan melalui pemberian kewenangan (otonomi), dan mendorong madrasah untuk melakukan pengambilan keputusan secara partisipatif dalam pengembangan kurikulum. Sedangkan secara khusus tujuan dari KTSP, pertama untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui kemandirian dan inisiatif madrasah dalam mengembangkan kurikulum. Kedua untuk meningkatkan kepedulian warga Madrasah dalam mengembangkan kurikulum melalui pengambilan keputusan bersama untuk mewujudkan keunggulan madrasah. Ketiga, untuk memberdayakan sumber daya yang tersedia dan keempat untuk meningkatkan kompetisi yang sehat antar satuan pendidikan.

 

“Petunjuk teknis penyusunan dan pengembangan kurikulum  tingkat satuan pendidikan (KTSP) ini digunakan panduan bagi kepala madrasah, guru, pengawas, pengelola pendidikan, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menyusun dan mengembangkan KTSP madrasah. Namun demikian setiap satuan pendidikan dapat menyusun dan mengembangkan KTSP  madrasah  yang lebih kreatif dan inovatif sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.” Tambah Syukriadi.


“Dan dalam penyusunan  KTSP MTs tahun 2019 harus tetap mengacu kepada Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6981 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis Penyusunan Dan Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Madrasah Tsanawiyah. Namun untuk sekarang MTs se-Kabupaten Karimun masih menggunakan kurikulum darurat covid-19.” Tutup Syukriadi. 



Comments