Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang CPNS Kemenag Formasi 2019 di Kabupaten Karimun


Karimun (Inmas) – Saat ini masih berlangsung pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Kemenag Formasi 2019 di Kabupaten Karimun. SKB terdiri atas Praktek Kerja, Psikotes dan Wawancara yang dilaksanakan secara online. Di Kabupaten Karimun sendiri diikuti sebanyak 11 peserta dan dilaksanakan di MAN Karimun.

Ka. Subbag TU Tugiatno selaku Ketua Panitia Pelaksana Lokasi Ujian menyampaikan bahwa ada beberapa tahapan yang harus disiapkan oleh pihak panitia maupun peserta.

“Sebelum pelaksanaan SKB, peserta mencetak kartu tanda peserta ujian melalui aplikasi SSCN BKN, mengisi Daftar Riwayat Hidup (DRH) secara lengkap pada aplikasi SKB Kementerian Agama dan mengunggah dokumen pendukung yang dimiliki. Selama pelaksanaan ujian peserta wajib mengikuti proses validasi keberadaan peserta SKB dengan menunjukan kartu tanda peserta ujian dan KTP/Identitas yang sah.” Jelas Tugiatno.

Dan pada saat pelaksanaan SKB, lanjut Tugiatno, peserta harus hadir 120 menit sebelum pelaksanaan ujian sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, peserta juga harus membawa dan menggunakan masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu dan dianjurkan untuk menggunakan pelindung wajah (faceshield) sebagai perlindungan tambahan;

“Peserta juga harus membawa alat tulis pribadi, membawa laptop yang build-in webcam atau USB webcam dan sudah terinstal aplikasi zoom virtual meeting serta memiliki fitur wifi yang berfungsi dengan baik. Selain itu, membawa perangkat cadangan internet paket data sebagai antisipasi jika WIFI bermasalah.” Tambah Tugiatno.

Selanjutnya peserta SKB harus mengenakan kemeja atasan putih polos tanpa corak dan celana panjang/rok berwarna gelap (tidak diperkenankan mengenakan kaos, celana jeans, dan sandal), adapun bagi peserta yang berjilbab, mengenakan jilbab berwarna gelap;

“Peserta dan panitia selama pelaksanaan ujian SKB wajib menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter, membawa perlengkapan pencegahan covid-19, seperti handsanitizer, dan lain-lain, melakukan pengecekan suhu tubuh sebelum registrasi. Peserta dengan suhu tubuh 237,7 °C diberikan tanda khusus dan dipisahkan.”

Selama pelaksanaan SKB peserta ujian dilarang menginstal aplikasi screen recording atau sejenisnya, membawa barang yang tidak berhubungan dengan pelaksanaan ujian, bertanya dan/atau berbicara kepada sesama peserta ujian selama ujian berlangsung. Menerima dan/atau memberikan sesuatu kepada sesama peserta ujian selama ujian berlangsung tanpa seizin petugas. Keluar ruangan selama ujian berlangsung tanpa seizin petugas dan hal-hal lainnya yang dapat mengganggu berjalannya ujian.

“Bagi Peserta yang melanggar larangan tersebut akan dinyatakan gugur atau diskualifikasi” Tutup Tugiatno..

Comments