Karo Ortala: Agen Perubahan Kemenag Harus Berpikir Out of The Box

 

Karo Ortala: Agen Perubahan Kemenag Harus Berpikir Out of The Box

  • Senin, 26 Oktober 2020 13:15 WIB
Foto: Ortala

Jakarta (Kemenag) – Agen Perubahan Kementerian Agama harus terus memberikan inovasi atau sesuatu hal yang baru dan berpikir out of the box bagi lingkungan kerjanya.

“Agen perubahan Kemenag harus berpikiran inovatif dan memberikan nilai positif bagi lingkungan kerjanya,” ujar Kepala Biro Ortala Kementerian Agama Priyono saat membuka kegiatan Penyusunan Petunjuk Pelaksanaan Kompetisi Inovasi Agen Perubahan Kementeiran Agama yang diselenggarakan Ditjen Bimas Hindu di Jakarta, Rabu (23/10) lalu.

Ia mengatakan, munculnya grand design reformasi birokrasi menuntut setiap kementerian/lembaga untuk melakukan reformasi birokrasi walaupun tidak semudah membalikan telapak tangan.” Ini tidak mudah, orang yang biasa dalam zona nyaman biasanya sulit untuk berubah,” katanya. 

Dijelaskannya, pada grand desing reformasi birokrasi, saat ini sudah memasuki tahap ketiga. Salah satu sasarannya yaitu, meningkatkan kualitas pelayanan publik. Diharapkan Priyono, pada tahun 2025, pelayanan publik khususnya di Kemenag sudah berkelas dunia dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). 

“Untuk mencapai tujuan tersebut, kita harus mengubah mindset dan culture set serta dilakukan dengan komitmen bersama,” tandasnya. 

Kepala Biro Ortala juga berharap, jumlah satuan kerja yang masuk kategori Wilayah Bebas Korupsi (WBK) di lingkungan Kemenag terus bertambah.

Comments