Kemenag Gelar Bimteks Penguatan Kompetensi Penceramah Agama Angkatan II

 

Kemenag Gelar Bimteks Penguatan Kompetensi Penceramah Agama Angkatan II

  • Kamis, 22 Oktober 2020 15:56 WIB
Foto (FKusuma)

Jakarta (Kemenag) --- Ditjen Bimas Islam Kemenag kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimteks) Penguatan Kompetensi Penceramah Agama. Gelaran untuk angkatan II ini diikuti 100 pendakwah dari berbagai elemen masyarakat.

Kegiatan ini dibuka oleh Menag Fachrul Razi. Menag mengapresiasi kembali digelarnya bimbingan teknis penguatan kompetensi penceramah agama. “Ini Adalah sebuah langkah besar menuju penguatan dakwah dan pembangunan bidang agama,” kata Menag di Jakarta, Kamis (22/10).

Menag menegaskan bahwa Pemerintah sangat mendukung langkah penguatan kualitas dan peran dakwah di tengah umat. Bimtek ini sebagai salah satu langkah strategis pemerintah dalam mewujudkan ide besar tersebut.

“Bimtek ini berlaku untuk penceramah semua agama, dimulai dari penceramah agama Islam. Kita patut melihat ke belakang bagaimana para pendahulu bangsa ini mengelola keberagamaan dengan cara-cara yang begitu moderat,” papar Menag.

Disampaikan Menag, Indonesia memiliki ragam kekayaan alam yang melimpah, ragam budaya, agama dan keyakinan yang sangat kaya. Hal ini menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang heterogen, namun tetap harmoni. Kerena keberagamaan tersebut dikelola pendiri bangsa dengan bijak dan hati-hati.

“Di sinilah kekuatan individu para pendakwah menjadi hal yang berperan besar dalam menjabarkan ide-ide harmoni dalam heterogenitas,” tegas Menag.

“Di sinilah kita juga melihat bagaimana agama dan negara berjalan beriringan sebagai sebuah harmoni yang menjadikan bangsa Indonesia dijadikan rujukan kiblat moderasi beragama,” sambungnya.

Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin melaporkan bahwa sejak disosialisasikan pada 16 September 2020, bimteks peningkatan penguatan kompetensi penceramah berjalan baik di berbagai provinsi. Prosesnya berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Sampai saat ini, seluruh panitia dan peserta melakukan tes rapid, sampai saat ini semua yang terlibat dalam keadaan sehat,” kata Kamaruddin Amin.

Disampaikan Kamaruddin Amin, kegiatan ini melibatkan para pakar dari berbagai lembaga, seperti Lemhanas, BPIP, BNPT, Lajnah Pentashihan Mushaf Al Qur’an, PBNU, Imam besar Masjid Istiqlal, Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia).

Bimbingan Teknis Penguatan Kompetensi Penceramah Agama angkatan II ini berlangsung dari tanggal 22-24 Oktober 2020.

Comments