Latih Master Trainer Pengawas, Kemenag: Agar Dampingi GTK Madrasah

 

Latih Master Trainer Pengawas, Kemenag: Agar Dampingi GTK Madrasah

  • Selasa, 13 Oktober 2020 22:08 WIB

Tanggerang (Kemenag) --- Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kemenag menggelar pelatihan Master Trainer bagi Pengawas. Direktur GTK Madrasah, Muhammad Zain mengatakan bahwa pelatihan ini bagian dari upaya Kemenag meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah. 

"Salah satu upaya yang kami lakukan untuk meningkatkan standar pendidikan madrasah dengan merekrut pengawas-pengawas terbaik untuk menjadi master trainer. Mereka agar melatih dan mendampingi guru dan tenag kependidikan madrasah," ujar Zain di Tanggerang, Selasa (13/10).

Dikatakan Zain, kualitas madrasah akan menjadi lebih baik jika ada sinergi yang efektif antara guru, kepala, dan pengawas. "Cara mewujudkan sinergi ini dengan membentuk master trainer dari elemen guru, kepala, dan pengawas madrasah," tegas Zain.

Zain berharap, pelatihan Master Trainer ini akan menghasilkan pengawas madrasah dengan kualifikasi memadai dalam melaksanakan pendampingan penyelenggaraan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah. "Pengawas yang memiliki kualifikasi yang memadai, tentu akan dengan mudah melakukan pendampingan terhadap guru dan tenaga kependidikan madrasah," pungkas Zain.

Plt. Kasubdit Bina GTK MA/MAK, Siti Sakdiyah, menerangkan bahwa seluruh peserta yang mengikuti pelatihan Master Trainer akan menjadi fasilitator daerah masing-masing. Setelah mengikuti kegiatan ini, mereka harus melakukan pendampingan penyelenggaraan PKB di provinsi masing-masing.

"Diperlukan sinergi antara pengawas madrasah dengan Direktorat GTK, karena pengawas madrasah merupakan perpanjangan tangan direktorat yang terdekat dengan guru dan tenaga kependidikan madrasah," ujar Sakdiyah.

Menurutnya, pelatihan Master Trainer ini merupakan implementasi dari proyek Realizing Education’s Promise: Support to Indonesia’s Ministry of Religious Affairs for Improved Quality of Education (RealEdPro) atau Madrasah Education Quality Reform (MEQR).

Comments